analitik

Bupati Pulpis Hadiri Safari Maulid di Desa Tahai Baru, Tingkatkan Silaturahmi dan Waspada Karhutla

Ule.co.id – Bupati Pulpis Hadiri Safari Maulid di Desa Tahai Baru pada Senin (24/08/2026) sebagai wujud komitmen memperkuat ikatan keagamaan sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan yang dilangsungkan di Masjid Baiturrahman, Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku, menjadi momen strategis bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk bersatu dalam semangat kebersamaan.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ceramah singkat yang menekankan nilai-nilai keimanan, ukhuwah Islamiyah, serta teladan akhlak Rasulullah SAW. Bupati Pulpis menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan sarana untuk menumbuhkan ketakwaan dan mempererat persaudaraan antarwarga.

Baca juga:
DPR RI Dorong Meningkatkan Layanan Hukum di Kalimantan Tengah

Selama sambutan, Bupati Pulpis menambahkan bahwa peringatan Maulid Nabi dapat menjadi katalisator bagi pembangunan karakter moral yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah, seperti kejujuran, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.

Selain menekankan aspek spiritual, Bupati Pulpis juga menyampaikan pesan penting terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda wilayah Kalimantan Tengah. Ia mengimbau warga Desa Tahai Baru dan Kecamatan Maliku untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari pembakaran sampah terbuka, serta melaporkan potensi bahaya kepada pihak berwenang.

“Kita semua bertanggung jawab menjaga lingkungan. Sinergi antara pemerintah, perangkat desa, dan masyarakat sangat krusial untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Bupati Pulpis dengan tegas. Pesan tersebut disambut positif oleh tokoh masyarakat yang hadir, yang kemudian berjanji akan mengintensifkan patroli lingkungan serta edukasi kepada warga.

Acara Safari Maulid ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, perangkat desa, serta warga yang antusias. Seluruh peserta turut berpartisipasi dalam doa bersama, menandakan harapan kolektif akan keberkahan dan kedamaian di Kabupaten Pulang Pisau. Suasana khidmat terasa kental, didukung oleh alunan nasyid dan pembacaan puisi religius yang menambah kehangatan acara.

Baca juga:
DPKP Kotim Gencarkan Vaksinasi Rabies dengan Jemput Bola untuk Masyarakat

Setelah sesi ceramah, Bupati Pulpis mengajak para peserta untuk melakukan kunjungan ke area sekitar masjid, memperlihatkan upaya-upaya preventif yang telah diterapkan, seperti pembuatan jalur evakuasi darurat, pemasangan pos pengawasan, serta pelatihan penanggulangan kebakaran bagi relawan desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepemilikan bersama atas upaya pelestarian lingkungan.

Dalam penutupannya, Bupati Pulpis menegaskan kembali pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia berharap peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan di Desa Tahai Baru menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan isu-isu lingkungan yang mendesak.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, diharapkan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian lingkungan akan terus tumbuh, menciptakan masyarakat yang rukun, damai, dan berkelanjutan di Kabupaten Pulang Pisau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *