Kontroversi VAR dan Gejolak Transfer di Premier League 26/27: United, Arsenal, dan Celtic Bergolak
Ule.co.id – Musim premier league 26/27 telah dimulai dengan sorotan tajam pada keputusan VAR yang memicu perdebatan sengit, sementara pasar transfer berakhir dengan aksi dramatis di antara klub-klub papan atas. Di Old Trafford, keputusan handball yang memperbolehkan gol kedua Manchester United melawan Ipswich Town menjadi bahan perbincangan utama, sekaligus menambah ketegangan dalam persaingan gelar.
Keputusan kontroversial itu muncul ketika Harry Maguire secara tidak sengaja menyentuh bola dengan tangan sebelum Jacob Greaves mencetak gol bunuh diri yang memberi keunggulan 2-1 bagi United. Wasit Jarred Gillett dan asisten Craig Pawson memutuskan bahwa insiden tersebut tidak melanggar aturan karena gol terjadi secara tidak sengaja, menimbulkan kritik tajam dari pengamat dan suporter yang menilai keputusan itu sebagai contoh bias terhadap klub besar. Meskipun United menambah tiga gol lagi untuk menutup pertandingan 5-2, sorotan utama tetap pada kebijakan VAR yang dianggap belum konsisten.
Sementara itu, jendela transfer menjelang penutupan pada 1 September 2026 menyajikan dinamika yang tak kalah panas. Manchester United terus mengincar pemain-pemain berkualitas, termasuk Victor Osimhen dari Galatasaray yang dikabarkan bernilai £17 juta, serta spekulasi mengenai Marcus Rashford yang kembali menjadi incaran Arsenal sebagai pengganti Gabriel Martinelli. Di sisi lain, United juga mempertimbangkan penjualan Joshua Zirkzee dan Toby Collyer, sementara mereka mencari pengganti di posisi bek kiri.
Transfer lain yang mencuri perhatian meliputi Julian Alvarez yang masih dalam proses negosiasi dengan Arsenal, serta Enzo Fernández yang menjadi target utama Manchester City. Liverpool pun tidak mau ketinggalan, dengan Bradley Barcola berada di ambang kesepakatan untuk mengisi posisi penyerang setelah kepergian Mohamed Salah. Semua klub Premier League tampak bersaing ketat untuk mengamankan talenta berharga sebelum batas akhir pasar.
Arsenal mengalami kemunduran ketika target muda mereka, Louis Page, muncul di tribun Old Trafford menyaksikan kemenangan United atas Ipswich. Page, gelandang muda Leicester City yang juga menjadi incaran Celtic dan Aston Villa, kini berada di posisi yang lebih menguntungkan bagi United setelah klub merah tersebut mengajukan tawaran yang ditolak Leicester. Kehadiran Page di stadion menandakan bahwa Arsenal harus bersaing lebih keras untuk mempertahankan harapan merekrutnya.
Di luar Inggris, Celtic menambah skuad mereka dengan dua rekrutmen penting. Joel Van den Berg, gelandang muda PSV Eindhoven, resmi bergabung dengan klub Skotlandia dengan nilai transfer £3,4 juta, menggantikan Arne Engels yang pindah ke West Ham. Selain itu, Celtic kembali mengajukan tawaran untuk Gvidas Gineitis dari Torino, menandakan ambisi klub untuk memperkuat lini tengah menjelang kompetisi Eropa.
Berikut rangkuman singkat transfer yang terjadi menjelang penutupan pasar:
- Victor Osimhen – Galatasaray → potensial United (£17 juta)
- Marcus Rashford – Manchester United → minat Arsenal
- Julian Alvarez – Liverpool → negosiasi dengan Arsenal
- Enzo Fernández – Benfica → target Manchester City
- Bradley Barcola – Lyon → kemungkinan Liverpool
- Louis Page – Leicester City → bersaing antara Arsenal, United, Celtic
- Joel Van den Berg – PSV Eindhoven → resmi ke Celtic (£3,4 juta)
- Gvidas Gineitis – Torino → tawaran baru Celtic
Dengan hanya dua pertandingan Premier League yang telah dimainkan, keputusan VAR dan dinamika transfer ini menandai awal musim yang penuh ketegangan. Para penggemar kini menantikan bagaimana klub-klub besar akan menyesuaikan taktik dan skuad mereka untuk mengoptimalkan peluang meraih gelar pada premier league 26/27. Sementara itu, sorotan media tetap tertuju pada keadilan keputusan wasit serta strategi transfer yang dapat mengubah peta persaingan di antara tim-tim elit Inggris.
Secara keseluruhan, musim ini menjanjikan pertarungan sengit baik di lapangan maupun di ruang gencatan senjata transfer. Penggemar sepakbola di seluruh dunia dipastikan akan menyaksikan drama tak terduga yang terus berkembang seiring berjalannya kompetisi.
