Seleksi Kedinasan 2026: Hasil Administrasi, Cara Cek di SSCASN, dan Daftar Sekolah dengan Peminat Terendah
Ule.co.id – Portal sscasn Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi mempublikasikan hasil seleksi administrasi Sekolah Kedinasan 2026 mulai 2 September. Lebih dari 120 ribu pelamar telah menyelesaikan proses pendaftaran, namun tidak semua institusi mendapat respon yang sama. Bagi calon aparatur sipil, memantau hasil melalui sscasn menjadi langkah krusial untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Data pendaftaran menunjukkan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menempati posisi teratas dengan lebih dari 20.000 pendaftar, diikuti Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Sebaliknya, sejumlah sekolah kedinasan mengalami kekosongan minat, dengan pendaftar di bawah seribu orang. Berikut ini daftar institusi yang tercatat memiliki peminat paling sedikit pada hari terakhir pendaftaran:
- Politeknik Penerbangan Jayapura
- Akademi Penerbang Indonesia, Banyuwangi
- Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara
- Politeknik Pelayaran Surabaya
- Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan, Palembang
- Politeknik Penerbangan Palembang
Pengumuman hasil seleksi administrasi dilakukan secara bertahap oleh masing-masing instansi. BKN menegaskan bahwa setiap lembaga akan mengunggah keputusan melalui kanal resmi mereka serta portal sscasn. Oleh karena itu, peserta diwajibkan memantau akun Instagram BKN, situs resmi institusi, serta portal sscasn untuk memastikan tidak melewatkan informasi penting.
Berikut langkah‑langkah praktis untuk memeriksa status kelulusan melalui portal sscasn BKN:
- Buka laman resmi
sscasn.bkn.go.idmenggunakan peramban yang mendukung HTTPS. - Pilih menu Masuk dan gunakan akun yang sama dengan saat pendaftaran (email dan password).
- Setelah berhasil login, arahkan ke bagian Resume Pendaftaran atau Hasil Seleksi Administrasi.
- Periksa status masing‑masing: Lulus berarti dapat melanjutkan ke Seleksi Kompetensi Dasar (SKD); Tidak Lulus memberi opsi mengajukan sanggahan.
- Jika ingin mengajukan sanggahan, catat batas waktu yang ditetapkan (biasanya 4–5 September) dan ikuti prosedur yang tercantum di portal.
Peserta yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi masih memiliki kesempatan untuk mengajukan sanggahan. Mekanisme sanggahan hanya diterima bila terdapat kesalahan verifikasi dokumen yang bukan disebabkan oleh kelalaian pelamar. Batas akhir pengajuan sanggahan ditetapkan pada 4–5 September 2026, dan keputusan akhir akan diumumkan kembali melalui portal sscasn serta situs resmi masing‑masing institusi.
Setelah lolos administrasi, tahapan berikutnya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang berbasis komputer. Jadwal SKD dijadwalkan berlangsung antara 22 September hingga 7 Oktober 2026. Calon peserta diharapkan menyiapkan perangkat yang memenuhi persyaratan teknis, karena ujian dilaksanakan secara daring dengan pengawasan ketat.
Pengumuman kelulusan akhir, termasuk penerimaan ke program studi masing‑masing sekolah kedinasan, dijadwalkan pada akhir Oktober 2026. Pada tahap ini, institusi akan mengumumkan kuota penerimaan, jadwal orientasi, dan prosedur administrasi selanjutnya. Semua informasi akan tersedia kembali di portal sscasn dan kanal resmi institusi.
Dengan proses yang terintegrasi melalui sscasn, calon aparatur sipil dapat mengakses data secara real‑time, mengurangi kebingungan, serta mempercepat langkah selanjutnya menuju karier di lembaga pemerintah. Bagi mereka yang masih ragu, disarankan untuk selalu memeriksa notifikasi resmi dan mematuhi jadwal yang telah ditetapkan.

