Mees Hilgers Resmi Bergabung SC Heerenveen, Tantangan Baru untuk Timnas Indonesia
Ule.co.id – Bek timnas Indonesia Mees Hilgers resmi menandatangani kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim bersama SC Heerenveen pada 31 Agustus 2026. Langkah ini diharapkan memberi ia kesempatan bermain lebih konsisten setelah masa sulit di FC Twente, sekaligus memperkuat peluang kembali dipanggil ke skuad Garuda.
Kepindahan Hilgers ke SC Heerenveen bukan sekadar perubahan klub, melainkan strategi untuk mengamankan menit bermain di kompetisi Eredivisie. Dalam tiga pertandingan pekan pertama September—melawan AZ Alkmaar, Telstar, dan Sparta Rotterdam—pemain berusia 25 tahun ini berupaya menunjukkan kebugaran dan kualitas yang dapat meyakinkan pelatih John Herdman.
John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, menilai performa klub baru Hilgers sebagai salah satu faktor utama dalam keputusan pemilihan pemain untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Jika Hilgers mampu tampil secara reguler dan mengatasi tekanan di lapangan, peluangnya untuk kembali masuk skuad nasional akan semakin terbuka lebar.
Karier Hilgers di Belanda dimulai sejak 2011 ketika ia bergabung dengan akademi FC Twente. Selama 15 tahun, ia menembus tim utama, mencatatkan 132 penampilan di semua kompetisi dan mencetak empat gol. Namun, pada musim 2025/2026, hubungan dengan Twente memburuk akibat perselisihan kontrak, cedera ACL, dan berkurangnya menit bermain.
Masalah kontrak menjadi sorotan utama ketika FC Twente secara otomatis memperpanjang perjanjian Hilgers hingga 2027 tanpa sepengetahuannya. Ketidaktahuan ini menambah ketegangan, sementara cedera lutut yang memaksa ia menjalani operasi membuatnya absen hampir sepanjang musim, mengganggu ritme pertandingan.
Setelah keluar dari FC Twente, Hilgers memilih SC Heerenveen sebagai tujuan baru. Klub Belanda tersebut mengumumkan kedatangannya dengan nomor punggung 2. Namun, keputusan ini tidak lepas dari kritik. Gertjan Verbeek, mantan pelatih Heerenveen, menyatakan keraguan terhadap profesionalisme Hilgers, mengingat perselisihan sebelumnya dengan Twente dan absen panjang karena cedera.
Verbeek menilai bahwa pemain yang tidak hadir dalam kegiatan tim selama berhari-hari sulit dianggap dapat diandalkan. Ia bahkan membandingkan situasi Hilgers dengan mantan pemain Heerenveen, Afonso Alves, yang pernah mengalami masalah serupa. Meski demikian, manajemen Heerenveen tetap memberikan kesempatan kepada Hilgers untuk membuktikan diri di lapangan.
Jadwal pertandingan awal Hilgers bersama SC Heerenveen sangat penting. Pada 6 September, Heerenveen akan menghadapi AZ Alkmaar, diikuti oleh pertemuan melawan Telstar pada 13 September, dan Sparta Rotterdam pada 19 September. Ketiga laga tersebut menjadi panggung bagi Hilgers untuk menampilkan kemampuan bertahan, distribusi bola, dan kontribusi ofensif bila diperlukan.
Jika Hilgers berhasil mendapatkan menit bermain secara konsisten, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh klub barunya, tetapi juga oleh Timnas Indonesia. Timnas yang tengah mempersiapkan diri untuk kompetisi regional membutuhkan bek yang berpengalaman di level Eropa, terutama dalam menghadapi tekanan pertandingan penting.
Selain faktor permainan, adaptasi mental juga menjadi kunci. Hilgers harus menyesuaikan diri dengan taktik baru, gaya pelatih Heerenveen, serta ekspektasi suporter yang mengharapkan kontribusi langsung. Pengalaman panjangnya di Eredivisie menjadi modal penting dalam proses adaptasi ini.
Para pengamat sepak bola menilai bahwa kepindahan ke SC Heerenveen dapat menjadi titik balik karier Hilgers. Dengan kontrak dua tahun, ia memiliki waktu cukup untuk mengembalikan performa terbaiknya, sekaligus memperbaiki citra profesionalnya di mata publik Belanda dan Indonesia.
Di sisi lain, keputusan John Herdman untuk tetap memantau perkembangan Hilgers di SC Heerenveen menunjukkan komitmen federasi Indonesia dalam memberikan kesempatan kepada pemain naturalisasi yang berpotensi memperkuat skuad nasional. Herdman menegaskan bahwa penilaian akan didasarkan pada performa klub, bukan sekadar reputasi masa lalu.
Secara keseluruhan, transfer Mees Hilgers ke SC Heerenveen menandai babak baru yang penuh harapan dan tantangan. Dengan dukungan pelatih klub, pengawasan ketat dari Timnas, serta tekad pribadi untuk bangkit dari cedera, Hilgers berpeluang besar untuk kembali bersinar di panggung internasional.

