Céline Dion Guncang Paris: Dari Tari Spontan hingga Konser Megah di Plenitude Arena
Ule.co.id – Céline Dion kembali memukau publik Paris dengan penampilan tak terduga di jalanan kota, menari sambil menyapa para penggemar di depan hotel Royal Monceau. Momen itu terekam video dan langsung menjadi viral, menegaskan bahwa sang diva kembali dengan semangat baru menjelang rangkaian konser residensialnya di Plenitude Arena. Energi ceria dan senyum lebar sang artis menambah antusiasme fans yang menantikan pertunjukan megah setelah hampir enam tahun absen dari panggung.
Sepekan sebelum konser perdana pada 12 September 2026, media televisi Prancis menyiarkan segmen khusus dalam program 50 mn Inside. Segment tersebut menyoroti persiapan cermat Dion, termasuk pemilihan setlist yang menantang karena warisan lagu-lagu legendaris penulis lagu Jean‑Jacques Goldman. Dion mengakui bahwa memilih lagu dari katalog Goldman menjadi “gros problème” karena setiap judul memiliki nilai sentimental tinggi bagi dirinya dan para pendengar.
Konser residensial ini dirancang lebih panjang dari pertunjukan sebelumnya, dengan durasi sekitar dua jam tanpa pembuka, namun menampilkan beberapa tamu spesial di atas panggung. Produksi menampilkan teknologi visual canggih, termasuk layar LED besar yang menampilkan latar belakang dinamis, serta pencahayaan yang menyesuaikan tiap mood lagu. Penonton akan disuguhkan tidak hanya vokal kuat Dion, tetapi juga pengalaman audiovisual yang imersif.
Selain persiapan musik, perhatian publik juga tertuju pada gaya fashion sang penyanyi. Dalam beberapa penampilan jalanan, Dion tampil dengan pakaian total hitam yang sederhana namun elegan. Ia mengenakan kaos hitam berleher tinggi dengan potongan longgar, dipadukan celana hitam ketat di atas pergelangan kaki, serta kacamata hitam berbingkai angular. Sepatu kitten heel hitam melengkapi tampilan, memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan keanggunan. Gaya ini menjadi inspirasi bagi banyak penggemar yang mengamati setiap detail penampilannya.
Reaksi fans di media sosial pun tak kalah semarak. Rudy Hanicq, seorang penggemar setia dari Belgia, mengungkapkan kecintaannya pada Céline Dion selama hampir empat dekade. Meskipun ia gagal memperoleh tiket untuk konser Paris karena permintaan yang luar biasa tinggi, ia tetap menyimpan harapan untuk menyaksikan sang diva di masa depan, bahkan merencanakan kunjungan ke Quebec pada 2028. Kisah Rudy menambah dimensi emosional pada fenomena global yang mengelilingi kembalinya artis ini.
Berikut jadwal singkat konser residensial di Plenitude Arena:
- 12‑19 September 2026: 8 pertunjukan
- 20‑27 September 2026: 8 pertunjukan
- 28 September‑5 Oktober 2026: 8 pertunjukan
- 6‑13 Oktober 2026: 8 pertunjukan
Setiap malam dijamin menampilkan repertoar lengkap, mulai dari balada klasik hingga hit terbaru, dengan kemungkinan kolaborasi khusus yang belum diungkap.
Dengan kehadirannya di Paris, Céline Dion tidak hanya menegaskan kembali statusnya sebagai ikon musik internasional, tetapi juga memperlihatkan sisi manusiawi yang hangat melalui interaksi spontan dengan publik. Dari tarian jalanan hingga persiapan konser skala besar, semua elemen ini menyiapkan panggung bagi salah satu comeback terbesar tahun ini.

