analitik

Kontroversi Wedding Kiss Devy Anastasia: Dari MasterChef ke Sorotan Publik

Ule.co.idDevy Anastasia, mantan kontestan MasterChef Indonesia Season 9, kembali menjadi perbincangan hangat setelah video wedding kiss bersama suaminya, Hosea Yulius, menuai kritik di media sosial. Momen intim yang dibagikan di Instagram menimbulkan perdebatan tentang batas privasi publik figur publik, sekaligus memunculkan kembali profil lengkap sang chef muda.

Berusia 29 tahun dan lahir di Jakarta pada 7 September 1997, Devy pertama kali dikenal luas lewat kompetisi kuliner bergengsi. Meski berhasil masuk 10 besar MasterChef, ia harus mengakhiri perjalanan kompetitif setelah gagal melewati pressure test. Namun, pengalaman tersebut membuka peluang baru: Devy memanfaatkan popularitasnya untuk membangun personal brand sebagai chef, kreator konten, dan pengusaha.

Sebelum melangkah ke layar televisi, Devy sudah menjalankan usaha laundry mandiri, menunjukkan jiwa wirausaha yang kuat. Keterampilan memasaknya tidak berasal dari pendidikan formal, melainkan dari eksplorasi rasa saat berkeliling dunia, mencicipi makanan lokal hingga internasional. Setelah keluar dari MasterChef, ia mengoptimalkan platform Instagram @devyanastasia untuk berbagi resep, tutorial memasak, dan kisah di balik bahan-bahan premium yang digunakannya.

Salah satu produk yang paling menonjol adalah Asinan Ceri-Ya, sebuah hidangan asinan buah premium dengan harga mencapai Rp600.000 per porsi. Produk ini sempat menjadi sorotan media karena harga yang tinggi, namun juga memperlihatkan kemampuan Devy dalam mengemas konsep kuliner eksklusif. Meskipun produksi Asinan Ceri-Ya akhirnya dihentikan, Devy tetap menawarkan kuah ceri‑delima sebagai menu andalan.

Kisah asmara Devy dengan Hosea Yulius juga menarik perhatian. Pasangan ini menjalin hubungan hampir lima tahun sebelum melangsungkan pernikahan pada 6 September 2026. Selama masa pacaran, Devy sengaja menjaga privasi identitas suami, bahkan ketika lamaran dilakukan di Jepang pada awal 2026. Pernikahan mereka digelar tanpa kehadiran anak-anak, dan Devy menegaskan hal tersebut dalam caption Instagram, menambahkan catatan “acara ini tidak ada anak‑anak di bawah umur”.

Setelah pernikahan, video wedding kiss keduanya diunggah ke Instagram menimbulkan reaksi beragam. Sebagian netizen mengapresiasi kehangatan momen tersebut, sementara yang lain menilai terlalu intim untuk konsumsi publik. Salah satu komentar menyoroti ketidaknyamanan melihat figur publik menampilkan kecupan yang “tidak jujur” di media sosial. Kritik tersebut bahkan memicu seorang pengguna meng‑unfollow akun Devy.

Hosea Yulius kemudian memberikan klarifikasi lewat Instagram Stories, menjelaskan bahwa ciuman tersebut terjadi di pesta pernikahan, bukan dalam upacara resmi. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk mengunggah video sepenuhnya atas kebebasan pasangan dan meminta publik menghormati pilihan mereka.

Selain sorotan pada pernikahan, Devy juga menjadi pusat perhatian karena rumor akun OnlyFans yang muncul dari tangkapan layar percakapan WhatsApp. Meskipun tidak ada konfirmasi resmi, isu tersebut menambah lapisan kontroversi di sekitar nama Devy Anastasia, memperlihatkan betapa cepatnya informasi menyebar di dunia maya.

Di sisi lain, transformasi fisik Devy juga menjadi topik hangat. Pada 2025, ia mengumumkan berhasil menurunkan berat badan sekitar 30 kilogram melalui kombinasi diet seimbang dan olahraga rutin. Perubahan tersebut menginspirasi banyak pengikutnya untuk memulai gaya hidup sehat.

Keseluruhan perjalanan karier Devy Anastasia mencerminkan evolusi dari peserta reality show menjadi chef profesional, kreator konten, dan entrepreneur. Meskipun menghadapi kritik atas keputusan berbagi momen pribadi, ia tetap mempertahankan eksistensi digital yang kuat, memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan bisnis kuliner dan personal branding.

Ke depan, Devy berencana meluncurkan lini produk makanan sehat yang menekankan penggunaan bahan organik dan teknik memasak rendah minyak. Ia juga menargetkan kolaborasi dengan merek internasional untuk memperkenalkan masakan Indonesia ke pasar global, sekaligus terus mengedukasi publik tentang pentingnya nutrisi seimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *