Messi Kembali Masuk Nominasi Ballon d’Or 2026, PSG Catat Rekor 10 Pemain, LaLiga Kuasai Persaingan
Ule.co.id – Pengumuman resmi nominasi ballon dor 2026 menggemparkan dunia sepak bola: Lionel Messi kembali masuk daftar, sementara Cristiano Ronaldo tak lagi muncul. Dengan 30 nama terpilih, persaingan untuk penghargaan pemain terbaik dunia semakin ketat menjelang gala pada 26 Oktober di London.
Messi, yang kini berusia 39 tahun dan memperkuat Inter Miami, mencatatkan sejarah baru dengan masuk ke nominasi ballon dor ke-17 dalam kariernya. Penampilan impresifnya di Piala Dunia 2026, delapan gol dan empat assist dalam delapan laga, menambah poin plus bagi sang kapten Argentina. Jika berhasil menambah satu gelar lagi, Messi akan menyamai rekor tujuh kali juara yang pernah dipegang oleh Cristiano Ronaldo.
Kehilangan nama Cristiano Ronaldo dari daftar menjadi sorotan utama. Setelah dua edisi absen, sang legenda Portugal tidak lagi masuk dalam 30 kandidat teratas. Keputusan ini menegaskan bahwa performa klub dan timnas pada musim 2025/2026 menjadi faktor penentu utama, mengesampingkan pencapaian historis.
Paris Saint-Germain (PSG) mencetak rekor baru dengan menempatkan sepuluh pemain dalam nominasi ballon dor. Klub asuhan Luis Enrique menampilkan skuad yang menguasai Liga Champions dan kompetisi domestik, sehingga sepuluh nama mereka—di antaranya Ousmane Dembélé, Kylian Mbappé (meski kini bersama Real Madrid), Achraf Hakimi, dan Khvicha Kvaratskhelia—menjadi yang terbanyak pernah tercatat dalam satu klub. Dominasi ini menegaskan kekuatan finansial dan taktik PSG di panggung Eropa.
LaLiga tidak mau ketinggalan. Tujuh pemain dari kompetisi Spanyol berhasil menembus daftar, menjadikannya liga dengan jumlah nominasi terbanyak kedua setelah Ligue 1 Prancis. Real Madrid menyumbang empat nama: Jude Bellingham, Marc Cucurella, Kylian Mbappé (yang beralih ke Real pada musim ini), dan Vinícius Júnior. Barcelona mengirim tiga talenta muda: Pau Cubarsi, Lamine Yamal, serta Rodri yang kini bermain di Manchester City namun tetap berafiliasi dengan Barcelona pada periode penilaian.
Lamine Yamal, bintang muda Barcelona yang berusia 17 tahun, menegaskan sikapnya terhadap proses voting. Dalam wawancara dengan ESPN, Yamal menolak mengemis dukungan, menyatakan bahwa keputusan akhir berada di tangan media dan juri. “Saya bangga dengan tahun yang saya jalani, memenangkan Piala Dunia dan La Liga. Saya tidak butuh kampanye khusus,” ujarnya. Sikap ini menambah warna politik nominasi, di mana pemain muda kini menolak tradisi lobbying.
Sementara itu, Ousmane Dembélé, juara bertahan Ballon d’Or 2025, tidak lagi masuk dalam nominasi ballon dor tahun ini. Keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi performa PSG di kompetisi domestik dan Eropa. Dembélé sendiri mengakui bahwa persaingan semakin ketat, terutama dengan munculnya nama-nama seperti Mbappé, Haaland, dan Yamal yang menunjukkan statistik luar biasa.
- Lionel Messi (Inter Miami/Argentina)
- Kylian Mbappé (Real Madrid/Prancis)
- Erling Haaland (Manchester City/Norwegia)
- Harry Kane (Bayern Munchen/Inggris)
- Jude Bellingham (Real Madrid/Inggris)
- Lamine Yamal (Barcelona/Spanyol)
- Ousmane Dembélé (Paris Saint-Germain/Prancis) – tidak masuk
- Vinícius Júnior (Real Madrid/Brasil)
- Marc Cucurella (Real Madrid/Spanyol)
- Pau Cubarsi (Barcelona/Spanyol)
Daftar lengkap 30 kandidat menampilkan representasi global: pemain dari Premier League, Bundesliga, Serie A, dan Liga Arab. Keberagaman ini mencerminkan evolusi taktik modern, di mana pemain bertahan, gelandang, dan penyerang sama-sama bersaing untuk mengukir prestasi individu. Dengan tiga edisi berturut-turut Messi berada dalam nominasi ballon dor, pertarungan antara legenda lama dan bintang muda menjadi narasi utama menjelang pemungutan suara.
Acara penyerahan Ballon d’Or 2026 dijadwalkan pada 26 Oktober di London, dengan harapan penonton global menyaksikan momen bersejarah. Apakah Messi akan menambah koleksi ke-9, ataukah pemain muda seperti Yamal dan Mbappé akan menorehkan nama mereka di puncak? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti: nominasi ballon dor tahun ini menandai era persaingan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

