Drama LaLiga 2026-27: Atletico menaklukkan Real, Real Madrid TV pecah, dan Betis terpaksa berbagi poin
Ule.co.id – Persaingan di laliga musim 2026-27 semakin memanas setelah serangkaian pertandingan yang menegangkan. Atletico Madrid berhasil mengalahkan rival sekotanya, Real Madrid, dengan skor 2-1, sementara Real Madrid TV melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit. Di sisi lain, Real Betis harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Deportivo La Coruña, yang menghalangi mereka memperpanjang keunggulan di papan atas.
Atletico Madrid kini berada di posisi keempat klasemen LaLiga 2026-27 dengan total poin 16, menyusul Barcelona yang memimpin dengan 21 poin dalam tujuh laga. Kemenangan atas Real Madrid menambah tiga poin penting bagi Diego Simeone, sekaligus menegaskan kemampuan tim untuk tetap kompetitif meski harus berhadapan dengan tekanan besar.
Berikut rangkuman singkat poin klasemen utama setelah putaran keempat:
- Barcelona – 21 poin
- Atletico Madrid – 16 poin
- Real Betis – 16 poin
- Real Madrid – 14 poin
- Villarreal – 13 poin
Selain derbi yang menjadi sorotan, pertandingan lain pada hari yang sama juga memberikan warna tersendiri. Getafe berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Malaga, sementara Villarreal menumpaskan Levante 3-1. Hanya satu laga yang berakhir tanpa kemenangan, yaitu Deportivo La Coruña melawan Real Betis yang berakhir imbang 1-1.
Reaksi Real Madrid TV setelah pertandingan derby tidak kalah panas. Stasiun resmi klub menuduh adanya “dua standar” dalam penilaian wasit, menyatakan bahwa keputusan yang mengakibatkan Atletico bermain dengan sembilan pemain seharusnya tidak mempengaruhi hasil akhir. “Kami tidak tahu apa yang akan terjadi jika Atletico tetap dengan sembilan pemain,” ujar juru bicara Real Madrid TV, menambahkan bahwa situasi tersebut membuat analisis sportif menjadi tidak relevan.
Seruan keras tersebut berlanjut dengan ungkapan yang sangat provokatif: “Ini semua vomitif, membuat madridista ingin bangun dan meninggalkan LaLiga.” Kritik tersebut mencerminkan ketegangan yang meluas di antara klub-klub besar, terutama ketika keputusan arbitrase dianggap memihak kepada satu pihak.
Sementara itu, Real Betis yang dipimpin oleh Manuel Pellegrini harus menelan hasil imbang melawan tim yang baru terpromosikan, Deportivo La Coruña. Cucho Hernández membuka keunggulan Betis pada menit ke-43 lewat tembakan keras, namun pada menit ke-87 Diego Villares menyamakan kedudukan dengan sundulan kepala setelah umpan dari Quagliata. Penampilan kiper Álvaro Valles tetap menjadi sorotan positif, meski tidak dapat menyelamatkan tiga poin penuh.
Kemenangan atau kekalahan pada fase ini sangat menentukan posisi di papan atas. Betis, yang sebelumnya berada di posisi ketiga dengan empat kemenangan beruntun, kini kembali bersaing ketat dengan Atletico Madrid. Kedua tim kini berada pada 16 poin, hanya lima poin di belakang pemimpin Barcelona.
Di luar lapangan, para penggemar dapat mengikuti perkembangan lebih lanjut melalui kanal resmi Khel Now di media sosial serta aplikasi Android dan iOS mereka. Konten tambahan termasuk analisis statistik, daftar pencetak gol terbanyak, dan assist teratas musim ini.
Secara statistik, tiga gol terbanyak musim ini masih didominasi oleh pemain Barcelona, diikuti oleh striker Atletico dan Real Madrid yang bersaing ketat. Assist terbanyak juga berada di antara gelandang kreatif Barcelona, menegaskan dominasi serangan mereka.
Dengan sisa musim yang masih panjang, setiap poin menjadi krusial. Persaingan antara Barcelona, Atletico Madrid, Real Betis, dan Real Madrid diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir musim, sementara klub-klub lain seperti Villarreal dan Sevilla berusaha menutup jarak.
Penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan aksi-aksi selanjutnya, terutama mengingat potensi munculnya bintang baru dan kemungkinan perubahan taktik dari pelatih-pelatih ternama. Seiring LaLiga 2026-27 mendekati puncaknya, drama di dalam dan luar lapangan semakin menambah daya tarik kompetisi ini.

