Atlante Gole 4-2, Rayados Tersungkur di Laga Dramatis Atlante vs Monterrey
Ule.co.id – Pertandingan atlante vs monterrey pada Jornada 10 Apertura 2026 menjadi sorotan utama Liga MX setelah Atlante menorehkan kemenangan 4-2 di Estadio Banorte, menambah tiga poin krusial di klasemen.
Sejak peluit awal, Atlante menunjukkan semangat menyerang yang tinggi. Pada menit ke-11, Luis Puente memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti, menembakkan bola ke sudut kanan gawang Oscar Jiménez, membuka keunggulan pertama bagi tim tuan rumah. Gol tersebut memicu sorakan riuh dari pendukung biru putih yang hadir dalam jumlah besar.
Monterrey tidak tinggal diam. Delapan menit kemudian, striker asal Belgia, Hugo Cuypers, menegaskan diri dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang melesat ke sudut kiri gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Reaksi cepat ini menegaskan bahwa laga atlante vs monterrey masih jauh dari selesai.
Setelah jeda pertama, Atlante kembali menguasai ritme permainan. Pada menit ke-53, Jhojan Julio menerima umpan bola di sisi kanan, menembus pertahanan lawan, namun tembakannya memantul dari tiang gawang. Bola rebound kembali ke Luis Calzadilla yang dengan tenang menempatkan bola ke sudut jauh, mengembalikan keunggulan menjadi 2-1.
Kurang dari sepuluh menit kemudian, Eduardo Tercero menambah angka di papan skor. Menggunakan kecepatan dan kelincahan, ia mengelak dari bek lawan, kemudian menembak dengan kaki kiri ke sudut kanan bawah gawang, menjadikan skor 3-1 untuk Atlante.
Monterrey mencoba bangkit kembali. Pada menit ke-82, Roberto de la Rosa, yang biasanya berperan sebagai penyerang tengah, berhasil menyundul bola hasil tendangan sudut menjadi gol balasan, memperkecil selisih menjadi 3-2. Gol tersebut memberi harapan bagi Rayados untuk mengembalikan setidaknya satu poin.
Namun, sorotan utama kembali pada Atlante ketika pada menit tambahan ke-6 (90+6), Jhojan Julio menutup aksi dengan gol penutup. Setelah serangan balik cepat, Julio menerima umpan silang, mengontrol bola dengan dada, dan mengeksekusi tembakan keras ke sudut kiri gawang, mengamankan kemenangan 4-2.
Kemenangan ini menandai pertama kalinya Atlante meraih tiga poin di kandang sejak kembali ke Primera División. Pelatih Miguel Herrera, yang memimpin Monterrey, mengakui bahwa timnya belum menemukan ritme optimal, sementara pelatih Atlante memuji kerja keras dan disiplin taktik timnya.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola Atlante sekitar 58%, dengan total tembakan ke gawang mencapai 12 kali, dibandingkan 7 kali untuk Monterrey. Penampilan kiper Oscar Jiménez juga patut diapresiasi, melakukan beberapa penyelamatan krusial, meskipun akhirnya tidak mampu menghentikan serangan akhir Julio.
Dengan hasil ini, Atlante naik ke posisi ke-8 dengan 11 poin, sementara Monterrey tetap berada di peringkat ke-6 dengan 13 poin, namun kehilangan momentum penting di awal fase grup.
Laga atlante vs monterrey ini tidak hanya menjadi bukti bahwa tim dengan anggaran lebih kecil dapat bersaing, tetapi juga menegaskan pentingnya strategi defensif yang solid dan serangan balik cepat dalam kompetisi Liga MX yang kompetitif.
Para pendukung Atlante kini menantikan pertandingan selanjutnya dengan harapan dapat melanjutkan performa impresif ini, sementara Monterrey harus segera memperbaiki lini serang dan menyesuaikan taktik agar dapat kembali bersaing di puncak klasemen.

