analitik

Menyerap Aspirasi, Bupati Sukamara Gelar Audiensi untuk Perkuat Silaturahmi dengan Warga Mendawai

Ule.co.id – Dalam upaya Menyerap Aspirasi dan Menjalin Silaturahmi dengan masyarakat, Bupati Sukamara H. Masduki mengadakan audiensi terbuka bersama warga Kelurahan Mendawai pada Rabu (23 September 2026). Kegiatan ini menjadi sarana dialog langsung antara pemerintah daerah dan warga untuk menyampaikan kebutuhan serta keluhan secara real time.

Acara dimulai dengan sambutan singkat Bupati Masduki yang menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan partisipasi publik dalam proses perencanaan pembangunan. Ia menegaskan bahwa Menyerap Aspirasi dan Menjalin Silaturahmi bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Sukamara.

Baca juga:
Evaluasi SPBE 2026: Langkah Strategis Untuk Mengukur Kematangan Penerapan Digitalisasi Pemerintah di Lamandau
➜

Selama sesi tanya jawab, warga mengemukakan sejumlah isu kritis, antara lain perbaikan jalan desa, akses air bersih, serta peningkatan fasilitas kesehatan di wilayah Mendawai. Aspirasi tersebut dicatat oleh tim pendamping Bupati dan dijanjikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan daerah.

Masduki menanggapi setiap masukan dengan serius, menyatakan bahwa data yang terkumpul akan dianalisis bersama dinas terkait. “Kami akan menindaklanjuti semua poin penting yang disampaikan, terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik, demi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Selain membahas masalah infrastruktur, audiensi juga menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan sosial antara pemerintah dan warga. Bupati menekankan bahwa Menyerap Aspirasi dan Menjalin Silaturahmi dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam mengatasi tantangan pembangunan.

Warga Kelurahan Mendawai menyambut baik inisiatif tersebut. Seorang tokoh masyarakat mengungkapkan, “Kami merasa dihargai karena pemerintah mendengarkan langsung apa yang kami butuhkan. Ini memberi harapan bahwa solusi akan lebih cepat terwujud.”

Untuk menindaklanjuti hasil pertemuan, Bupati Masduki berjanji akan membentuk tim kerja khusus yang akan menyusun rencana aksi jangka pendek dan menengah. Tim tersebut akan melaporkan progres secara berkala kepada publik melalui media sosial resmi Kabupaten Sukamara.

Program audiensi ini merupakan bagian dari strategi pemerintah Kabupaten Sukamara untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Sejak awal tahun, sejumlah kegiatan serupa telah dilaksanakan di beberapa kelurahan dan desa, menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam Menyerap Aspirasi dan Menjalin Silaturahmi dengan masyarakat.

Baca juga:
PDIP Soroti Ketimpangan Jalan di Kalteng: Tantangan Infrastruktur dan Solusi Pemerintah
➜

Para pejabat daerah menambahkan bahwa pendekatan dialog langsung dapat meminimalisir kesalahpahaman dan mempercepat proses pengambilan keputusan. Dengan data yang lebih akurat, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih tepat sasaran dan berdampak positif bagi kesejahteraan warga.

Selain aspek kebijakan, audiensi juga memberikan kesempatan bagi warga untuk mengenal lebih dekat program-program pemerintah, seperti bantuan sosial, pelatihan keterampilan, dan program kesehatan preventif. Informasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam program pembangunan.

Ke depan, Bupati Masduki berencana memperluas jaringan audiensi ke wilayah lain di Kabupaten Sukamara, termasuk daerah terpencil yang selama ini kurang terjangkau. Ia menekankan bahwa proses Menyerap Aspirasi dan Menjalin Silaturahmi harus terus berkelanjutan dan melibatkan semua lapisan masyarakat.

Dengan langkah konkret ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan warga akan semakin kuat, menciptakan iklim pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Sukamara menutup acara dengan harapan bahwa aspirasi yang telah disampaikan akan menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *