Pangkalan Militer AS di Italia Disebut Dukung Operasi ke Iran, Pemerintah Langsung Bantah
ROMA, ule.co.id – Pangkalan militer AS di Italia menjadi sorotan setelah Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyatakan bahwa Amerika Serikat melakukan sekitar 500 penerbangan dari wilayah Italia untuk mendukung operasi militer terhadap Iran. Pernyataan tersebut langsung dibantah Pemerintah Italia yang menegaskan tidak terlibat dalam aksi militer tersebut.
Menteri Luar Negeri sekaligus Wakil Perdana Menteri Italia Antonio Tajani menegaskan negaranya tidak pernah berpartisipasi dalam operasi militer Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran. Ia juga memastikan pangkalan militer AS di Italia tidak digunakan untuk melancarkan serangan ke wilayah Iran.
“Italia tidak pernah mengambil bagian dalam inisiatif militer apa pun dan tidak pernah mengizinkan penggunaan pangkalan militernya untuk aksi militer terhadap Iran, sesuai dengan perjanjian yang berlaku dengan Amerika Serikat,” tulis Tajani melalui akun media sosial X, Kamis (25/6).
Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas klaim Mark Rutte dalam wawancara dengan Fox News yang menyebut Amerika Serikat memanfaatkan wilayah Italia sebagai titik keberangkatan sekitar 500 penerbangan untuk mendukung operasi terhadap Iran.
Isu mengenai pangkalan militer AS di Italia juga memicu tanggapan dari pemerintah Iran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyebut Italia dan Rumania sebagai negara yang disebut-sebut ikut terlibat dalam agresi terhadap Iran berdasarkan pernyataan Rutte.
Menurut Baghaei, kedua negara bersama sejumlah negara Eropa lainnya yang dianggap mendukung tindakan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran perlu memberikan penjelasan kepada masyarakat internasional mengenai posisi mereka.
Namun, Kementerian Pertahanan Italia menegaskan informasi yang disampaikan Rutte tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Pemerintah Italia menyebut pernyataan tersebut sebagai informasi yang menyesatkan.
Kementerian menjelaskan bahwa selama operasi yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran, aktivitas dari pangkalan militer AS di Italia hanya terbatas pada penerbangan teknis dan logistik yang telah diatur dalam kerja sama pertahanan kedua negara.
Tidak ada izin yang diberikan untuk penggunaan pangkalan tersebut sebagai lokasi peluncuran operasi militer atau serangan terhadap Iran.
Selain membantah keterlibatan Italia, Antonio Tajani juga melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Dalam pembicaraan tersebut, Tajani meminta Iran memulihkan sepenuhnya kebebasan pelayaran di Selat Hormuz guna menjamin keamanan kapal-kapal dagang, termasuk kapal kargo milik Italia.
Ia juga menilai pembukaan kembali Kedutaan Besar Italia di Teheran menjadi sinyal positif bagi penguatan dialog diplomatik serta pemulihan hubungan ekonomi dan budaya antara kedua negara.
Polemik mengenai pangkalan militer AS di Italia mencuat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pemerintah Italia menegaskan tetap berpegang pada perjanjian yang berlaku dengan Amerika Serikat dan tidak mengambil bagian dalam operasi militer terhadap Iran, sembari terus mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

