analitik

Enam Dokter Internsip Wafat, Guru Besar FKUI Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola Program: Ini Alarm

PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Enam dokter internsip wafat, guru besar FKUI pertanyakan tanggung jawab pengelola program: Ini alarm. Kasus meninggalnya enam dokter muda peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dalam beberapa bulan terakhir telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan pemerintah. Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam menyoroti bahwa kasus ini merupakan alarm yang tidak boleh dianggap sebagai insiden-insiden terpisah.

Menurut Prof Ari, enam nyawa dokter muda dalam lima bulan ini adalah alarm yang tidak boleh dianggap sebagai insiden-insiden terpisah. Ia menilai bahwa rentetan meninggalnya dokter internsip ini menjadi tanda ada persoalan serius dalam program tersebut yang harus dievaluasi. Enam dokter internsip wafat, guru besar FKUI pertanyakan tanggung jawab pengelola program: Ini alarm yang harus diwaspadai.

Baca juga:

Dua kasus terbaru adalah meninggalnya dr. M Zulfikar Drakel, alumni FKUI angkatan 2025, yang ditemukan meninggal di tempat kosnya saat menjalani tugas internsip di Lampung pada 21 Juli 2026. Lalu lima hari kemudian, dr. Siti Zahra Maghfira, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas), yang meninggal dunia setelah diduga jatuh dari apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan, pada 26 Juli 2026.

Sebelumnya, empat dokter internsip lainnya juga meninggal dunia, yakni dr. Kartika Ayu Permatasari (Rembang, Februari 2026), dr. Edgar Bezaliel Hartanto (Denpasar, Maret 2026), dr. Andito Mohammad Wibisono (Cianjur, Maret 2026), dan dr. Myta Aprilia Azmy (Kuala Tungkal, Jambi, Mei 2026). Enam dokter internsip wafat, guru besar FKUI pertanyakan tanggung jawab pengelola program: Ini alarm yang harus diatasi dengan serius.

Baca juga:

Prof Ari menekankan bahwa kasus ini harus diinvestigasi secara menyeluruh dan transparan. Ia juga menyarankan agar pemerintah dan pengelola program internsip dokter harus segera mengambil tindakan untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa depan. Enam dokter internsip wafat, guru besar FKUI pertanyakan tanggung jawab pengelola program: Ini alarm yang tidak boleh diabaikan.

Kasus ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pemerintah. Pemerintah harus segera mengambil tindakan untuk menangani kasus ini dan mencegah kasus serupa terjadi di masa depan. Enam dokter internsip wafat, guru besar FKUI pertanyakan tanggung jawab pengelola program: Ini alarm yang harus diatasi dengan serius dan transparan.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *