analitik

Kijang Innova Reborn Dinas Pelat Merah Diburu Polisi, Videonya Viral Bikin Geger Tanggamus

PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Kijang Innova Reborn dinas pelat merah diburu polisi, videonya viral bikin geger Tanggamus. Mobil Toyota Innova Reborn berpelat merah BE 1554 XZ diduga berkendara ugal-ugalan di Jalan Lintas Barat, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Mobil tersebut diduga beberapa kali memepet kendaraan yang ditumpangi satu keluarga pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Akibat kejadian itu, istri pengemudi kendaraan yang merekam video disebut sempat terbentur di dalam mobil. Kijang Innova Reborn dinas pelat merah diburu polisi, videonya viral bikin geger Tanggamus. Hasil penelusuran sementara polisi menunjukkan pelat nomor kendaraan tersebut diduga terdaftar sebagai mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Baca juga:
Alasan Sebenarnya Keluarga Lapor Kematian Sutrimo Karumga Febrie, Terkait Dugaan Terima Rp 1 M

Kijang Innova Reborn dinas pelat merah diburu polisi, videonya viral bikin geger Tanggamus. Namun, polisi masih mencari tahu identitas pengemudi serta pihak yang menggunakan kendaraan tersebut saat kejadian. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus AKP Rudi Khisbiyantoro mengatakan, penyelidikan dimulai setelah rekaman kejadian beredar luas di media sosial.

Petugas telah mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kedua kendaraan terlibat perselisihan di jalan. “Kami telah melakukan penyelidikan. Anggota juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi yang diduga menjadi jalan sebagaimana dalam video,” kata Rudi, Selasa (28/7/2026). Kijang Innova Reborn dinas pelat merah diburu polisi, videonya viral bikin geger Tanggamus.

Baca juga:
Kapolres Gunung Mas Ajak Driver Maxim dan Petugas Kebersihan Jaga Kesehatan di Tengah Kabut Asap

Kijang Innova Reborn dinas pelat merah diburu polisi, videonya viral bikin geger Tanggamus. Polisi berharap saksi atau korban yang melihat kejadian tersebut dapat melapor ke kantor polisi. Dengan demikian, polisi dapat memperoleh informasi yang lebih akurat tentang kejadian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *