analitik

Net sell asing tembus Rp 80,97 triliun, OJK ungkap penyebab investor global keluar

PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Net sell asing tembus Rp 80,97 triliun, OJK ungkap penyebab investor global keluar, merupakan fenomena yang terjadi di pasar modal Indonesia. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, menilai pergerakan dana asing menjadi bagian dari dinamika pasar keuangan global.

Menurutnya, hal ini didorong oleh risiko geopolitik, arah kebijakan suku bunga, dan preferensi investor. "Pergerakan aliran dana asing merupakan bagian dari dinamika pasar keuangan global yang dipengaruhi berbagai faktor, seperti risiko geopolitik, arah kebijakan suku bunga global, serta preferensi investor terhadap aset di emerging market. Karena itu, arus dana asing perlu dilihat dalam konteks global dan tidak semata-mata mencerminkan fundamental pasar modal Indonesia," ungkap Hasan.

Baca juga:

Net sell asing tembus Rp 80,97 triliun, OJK ungkap penyebab investor global keluar, juga dipengaruhi oleh aksi jual bersih asing yang perlahan mereda. Pada periode perdagangan 13-17 Juli 2026, investor asing melakukan aksi beli bersih (net foreign buy) mencapai Rp 0,44 triliun atau sekitar Rp 440 miliar.

Baca juga:

OJK dan Self-Regulatory Organization (OJK) akan memperkuat daya saing pasar modal, termasuk peningkatan transparansi, kualitas disclosure, penguatan tata kelola, serta integritas pasar. Sejumlah langkah juga telah dilakukan dalam rangka reformasi pasar modal, seperti pengungkapan data kepemilikan saham dan meningkatkan kualitas investability pasar.

Baca juga:

Net sell asing tembus Rp 80,97 triliun, OJK ungkap penyebab investor global keluar, diharapkan dapat meningkatkan investability pasar modal Indonesia dan semakin memperkuat kepercayaan investor, sehingga dapat menarik investasi yang semakin berkualitas dan berkelanjutan baik dari investor domestik maupun investor global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *