analitik

Kekeringan Membuat Proyeksi Musim Tanam Ketiga di Kotim Bergeser

PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Proyeksi musim tanam ketiga di Kotim segera bergeser akibat kekeringan yang melanda wilayah ini. Menurut Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, musim tanam ketiga biasanya dimulai pada bulan Agustus. Namun, karena kondisi kekeringan yang semakin parah, proyeksi musim tanam ketiga di Kotim harus bergeser menjadi September.

DPKP Kotim mengatakan bahwa kondisi kekeringan yang terjadi telah mempengaruhi produktivitas tanaman di wilayah ini. Mereka berharap bahwa perubahan proyeksi musim tanam ketiga dapat membantu mengatasi masalah kekeringan ini.

Baca juga:

Proyeksi musim tanam ketiga di Kotim ini bukanlah hal baru. Pada tahun-tahun sebelumnya, DPKP Kotim telah beberapa kali mengubah proyeksi musim tanam karena kondisi kekeringan. Namun, kekeringan yang terjadi pada tahun ini dianggap lebih parah daripada tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga:

DPKP Kotim juga mengatakan bahwa mereka telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasi kekeringan ini. Mereka telah melakukan irigasi dan penyiraman tanah untuk membantu meningkatkan produktivitas tanaman. Selain itu, mereka juga telah melakukan penelitian untuk mencari solusi lainnya.

Baca juga:

Proyeksi musim tanam ketiga di Kotim ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas tanaman di wilayah ini. Dengan demikian, pendapatan petani juga dapat meningkat. Selain itu, proyeksi musim tanam ketiga ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan di wilayah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *