analitik

Tragedi 2 Angkot Bertabrakan di Depok, Sopir Tewas di Lokasi Kejadian

Ule.co.id – Insiden mengerikan terjadi pada dini hari ketika 2 angkot bertabrakan di Depok, satu orang sopir tewas di tempat | KOMPAS MALAM [titlebase] menjadi sorotan utama media sosial. Dua kendaraan umum yang melaju berlawanan arah di sebuah persimpangan utama Depok mengalami tabrakan hebat, mengakibatkan sopir angkot yang mengemudikan salah satu unit tewas di tempat.

Menurut keterangan kepolisian, angkot pertama dikemudikan oleh seorang pria berinisial JS yang sedang melaju dari arah Cimanggis menuju Margonda. Pada saat bersamaan, angkot kedua yang dikendarai oleh NS, seorang pemuda berusia dua puluhan, melaju dari arah sebaliknya. Saat mendekati persimpangan, angkot yang dikemudikan JS tiba‑tiba oleng dan menyeberang ke jalur berlawanan, menabrak angkot NS secara frontal.

Baca juga:
Sudaryono Berusaha Perbaiki Program Makan Bergizi Gratis dengan Koordinasi BGN dan Kejagung

Kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada kedua kendaraan. Angkot JS mengalami penyok berat pada sisi depan, sementara angkot NS hancur total. Sopir JS, yang berada di kursi pengemudi, langsung terlempar dan mengalami luka fatal pada kepala, sehingga dinyatakan meninggal di tempat oleh tim medis yang datang.

Korban lain, NS, yang mengendarai motor Honda Vario, berhasil selamat dari benturan pertama namun mengalami luka serius pada tubuhnya. Ia segera dievakuasi ke Rumah Sakit Cibabat di Cimahi untuk perawatan intensif, namun sayangnya kondisi medisnya memburuk dan ia dinyatakan meninggal dunia beberapa jam kemudian.

Polisi setempat, melalui Kanit Penegakan Hukum Sat Lantas Polres Cimahi, Ipda Nikmat Nugraha, menyatakan bahwa penyebab utama olengnya angkot JS diduga kuat karena kelalaian pengemudi, termasuk kemungkinan mengantuk saat mengemudi. “Kami telah mengamankan sopir angkot dan sedang melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan,” ujar Nikmat.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kerusakan parah pada kedua angkot serta aksi massa yang memarahi sopir JS setelah kecelakaan. Beberapa pengendara yang menyaksikan kejadian tersebut sempat mengeroyok sopir angkot hingga tergeletak di jalan, mencerminkan kemarahan publik atas dugaan kelalaian pengemudi.

Baca juga:
Pemkab Gunung Mas Siapkan Sarana Prasarana Pembentukan BNNK untuk Melawan Narkoba

Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan cepat. Sopir JS telah diamankan di Mapolres Depok dan akan menjalani pemeriksaan lanjutan. Selain itu, tim penyidik juga akan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memastikan apakah faktor kecepatan, kondisi jalan, atau faktor lain turut berkontribusi.

Kasus ini menambah panjang daftar kecelakaan lalu lintas fatal yang terjadi di wilayah Jabodetabek akhir-akhir ini, menimbulkan keprihatinan publik tentang keselamatan transportasi umum. Pemerintah daerah Depok berjanji akan meningkatkan pengawasan terhadap operasional angkot, termasuk penegakan jam kerja sopir dan inspeksi rutin kendaraan.

Warga Depok diimbau untuk tetap berhati‑hati di jalan, terutama pada jam-jam rawan kecelakaan, dan melaporkan setiap pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan bersama. Sementara itu, keluarga korban masih dalam proses berduka dan meminta agar penyelidikan dapat menghasilkan keadilan yang setimpal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *