Program Imunisasi MR dan HPV Raih Ribuan Anak di Kobar, Perkuat Perlindungan Kesehatan Sekolah
Ule.co.id – Imunisasi MR dan HPV Sasar Ribuan Anak di Kobar menjadi sorotan utama dalam upaya meningkatkan kesehatan peserta didik di Kabupaten Kotawaringin Barat. Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) ini dilaksanakan secara terkoordinasi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, dan pihak sekolah guna memberikan vaksin Measles Rubella (MR) serta Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa-siswi.
BIAS merupakan inisiatif rutin Kementerian Kesehatan yang dijalankan pada bulan Agustus dan November setiap tahunnya. Di Kobar, pelaksanaan program tahun ini mencakup 221 Sekolah Dasar (SD/MI) dan 46 Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs), dengan tim puskesmas yang dikerahkan langsung ke lapangan untuk menyuntikkan vaksin serta melakukan pemantauan bersama kepala sekolah.
| Vaksin | Sasaran | Jumlah Anak |
|---|---|---|
| MR | Kelas 1 SD/MI & anak tidak bersekolah | 5.081 |
| HPV | Siswi kelas 5 SD/MI | 2.218 |
Selain penyuluhan utama, Dinas Kesehatan Kobar juga meluncurkan program kejar HPV untuk siswi yang belum menerima dosis pertama pada kelas 5. Program kejar menargetkan 149 siswi kelas 6 SD/MI dan 1.950 siswi kelas 9 SMP, memastikan tidak ada anak yang terlewatkan dalam upaya pencegahan kanker serviks.
Vaksin MR berfungsi melindungi anak dari penyakit campak dan rubella, dua penyakit menular yang dapat berakibat fatal atau menyebabkan komplikasi serius pada anak-anak. Sementara itu, vaksin HPV ditujukan untuk mencegah infeksi Human Papillomavirus, penyebab utama kanker serviks pada perempuan di usia produktif.
Jhonferi menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua, guru, dan petugas kesehatan. “Imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang. Dukungan aktif dari semua pihak sangat diperlukan agar cakupan imunisasi di Kobar terus meningkat,” ujarnya dalam konferensi pers.
Keberhasilan program Imunisasi MR dan HPV Sasar Ribuan Anak di Kobar tidak lepas dari koordinasi yang baik antara Dinas Kesehatan, puskesmas, serta kepala sekolah. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan angka kejadian penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi sejak usia dini.
Dengan komitmen yang kuat, pihak Dinas Kesehatan Kobar berjanji akan melanjutkan pelaksanaan BIAS secara berkelanjutan di seluruh wilayah kabupaten, memastikan setiap anak memperoleh perlindungan yang layak dari penyakit yang seharusnya dapat dicegah.

