Batik Air Cancel Penerbangan, Maskapai Lain Tetap Terbang di Bandara Tjilik Riwut
Ule.co.id – Hanya Batik Air yang Cancel Sejumlah Maskapai Masih Pertahankan Jadwal Terbang di Bandara Tjilik Riwut, demikian informasi yang disampaikan oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, I Made Darmawan, pada Senin (31/8). Meskipun kabut asap masih melanda wilayah Palangka Raya, bandara tetap beroperasi dan beberapa maskapai melanjutkan jadwalnya.
Bandara Tjilik Riwut, yang menjadi pintu gerbang utama Kalimantan Tengah, diperkirakan akan melayani penerbangan rutin pada hari tersebut. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memang menjadi faktor penting dalam penentuan kelayakan operasional, namun otoritas bandara menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan maskapai masing‑masing.
Keputusan pembatalan oleh Batik Air dipengaruhi oleh pembaruan data cuaca dan jarak pandang yang dikeluarkan BMKG serta pertimbangan operasional dari AirNav. Kedua lembaga tersebut memberikan rekomendasi kepada pilot dan maskapai, namun otoritas bandara menegaskan bahwa mereka tidak memiliki wewenang menutup bandara secara sepihak.
Pengelola bandara menambahkan, “Kami sebagai operator bandara tidak bisa memberikan informasi bahwa bandara saya ini close. Karena ada kegiatan penanganan karhutla juga yang memang harus kami tetap support.” Hal ini menegaskan komitmen bandara untuk tetap melayani penumpang sekaligus mendukung upaya pemadaman kebakaran.
Dalam rangka memastikan hak penumpang tetap terjaga, pihak bandara telah menyiapkan tim khusus untuk menangani keluhan dan memberikan informasi terkait perubahan jadwal. “Kami melakukan antisipasi di lapangan terhadap pelayanan penumpang. Kemudian hak‑hak penumpang itu kami pastikan ter‑deliver dengan baik,” tegas I Made Darmawan.
Para penumpang yang memiliki tiket Batik Air pada rute Palangka Raya‑Jakarta disarankan untuk menghubungi layanan pelanggan maskapai guna memperoleh opsi pengembalian dana atau penjadwalan ulang. Sementara itu, penumpang yang terbang dengan maskapai lain dapat melanjutkan perjalanan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.</n
Situasi kabut asap di wilayah Palangka Raya diperkirakan akan membaik pada pagi hari Senin, sehingga dampak terhadap operasi penerbangan dapat diminimalkan. “Mudah‑mudahan besok pagi cuacanya lebih baik, kemudian kabut asap ini bisa minimal untuk dampak terhadap penerbangan,” harap I Made Darmawan.
Bandara Tjilik Riwut terus memantau perkembangan cuaca secara real‑time dan berkoordinasi erat dengan BMKG, AirNav, serta maskapai penerbangan. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kelancaran operasional sekaligus melindungi keselamatan penumpang di tengah tantangan lingkungan yang tidak menentu.
Secara keseluruhan, meskipun Hanya Batik Air yang Cancel Sejumlah Maskapai Masih Pertahankan Jadwal Terbang di Bandara Tjilik Riwut, situasi tetap terkendali. Penumpang diharapkan tetap mengikuti informasi resmi dari maskapai dan otoritas bandara untuk menghindari kebingungan.

