Drama Penalti di Bali United vs PSS Sleman Memicu Sorotan, Dari Laga Sengit hingga Isu Keimigrasian
Ule.co.id – Pertandingan pembuka BRI Super League 2026/2027 antara Bali United dan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, menyuguhkan drama penalti yang memicu perdebatan. Gol pertama Bali United datang dari eksekusi penalti Teppei Yachida pada menit ke-39, diikuti Queven Inacio pada menit ke-66. PSS Sleman hanya mampu menyamakan kedudukan lewat gol tambahan Melvyn Lorenzen pada menit tambahan 90+5, namun tetap kalah 1-2.
Pelatih PSS, Pieter Huistra, menilai laga tandang di bali tidak berjalan sesuai harapan. Ia menyoroti keputusan penalti yang dianggapnya tidak adil, menyebut “sangat tidak beruntung” dan mengklaim seharusnya tidak ada penalti. Huistra juga menilai gol kedua Bali United sebagai akibat kesalahan internal PSS, menambahkan bahwa timnya tetap berjuang meski tertinggal dua gol.
Para penggemar yang ingin menyaksikan aksi tersebut dapat menontonnya secara gratis di Indosiar, yang menjadi pemegang hak siar resmi BRI Super League 2026/27. Siaran dimulai pukul 19.00 WIB, dan bagi yang tidak memiliki akses TV, streaming resmi tersedia melalui platform digital yang disediakan liga, memastikan penonton dapat mengikuti setiap momen penting tanpa hambatan.
Di luar arena sepak bola, pulau bali juga menjadi sorotan karena dua peristiwa signifikan lainnya. Pada Jumat 4 September 2026, seorang warga negara Australia berinisial MS yang pernah dijatuhi hukuman 18 tahun penjara karena kasus narkotika 1,7 kg sabu, akhirnya dideportasi kembali ke Sydney setelah menyelesaikan masa pembebasan bersyarat. Proses deportasinya diatur oleh Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Keimigrasian, menandai akhir dari satu saga hukum yang berlangsung lebih dari satu dekade.
Sementara itu, Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi mengalami antrean truk yang mengular hingga 30 kilometer. Antrean panjang kendaraan truk tronton dan ekspedisi ini menimbulkan tantangan logistik bagi pergerakan barang ke bali. Untuk mengatasi kemacetan, PT ASDP Indonesia Ferry mengoperasikan tiga kapal bantuan dengan skema TBB (tiba‑bongkar‑berangkat) guna mempercepat proses bongkar muat dan mengurangi waktu sandar kapal.
- Antrean truk: hingga 30 km
- Kapal bantuan: 3 unit
- Skema operasional: TBB
Selain isu transportasi, sektor kemanusiaan juga mendapat sorotan. Marriott Business Council Bali meluncurkan Road To Give 2026, sebuah acara lari amal yang dijadwalkan pada 17 Oktober 2026 di GWK Cultural Park. Acara ini menargetkan 4.000 peserta, termasuk karyawan hotel, tamu, dan masyarakat umum, dengan dana yang terkumpul akan disalurkan ke Bali Children Foundation untuk mendukung pendidikan dan akses air bersih.
Berbagai peristiwa ini menunjukkan betapa dinamisnya pulau bali dalam satu hari—dari aksi lapangan hijau yang menegangkan, hingga penegakan hukum internasional, tantangan logistik, dan inisiatif sosial. Semua peristiwa tersebut menegaskan peran bali sebagai pusat aktivitas ekonomi, budaya, dan olahraga yang terus menarik perhatian nasional dan internasional.
Dengan hasil pertandingan yang menegangkan, kontroversi penalti, serta berita-berita lain yang menggelitik, publik diharapkan dapat terus mengikuti perkembangan selanjutnya melalui media lokal dan platform digital resmi, memastikan informasi akurat dan terkini selalu tersedia.

