analitik

Maybank Marathon 2026 Sambut Ribuan Pelari, Aksi Sosial, dan Inisiatif Berkelanjutan di Bali

Ule.co.id – Maybank Marathon 2026 kembali menggebrak Bali dengan kemeriahan yang melibatkan lebih dari 14.100 pelari dari 46 negara. Diselenggarakan bekerja sama dengan Visa, ajang lari internasional ini telah memperoleh predikat Elite Label Road Race dari World Athletics, menegaskan statusnya sebagai kompetisi kelas dunia. Dari hari pertama, Bali United Training Center (BUTC) dipenuhi semangat para peserta yang datang untuk mengambil Race Pack Collection (RPC), menandai dimulainya rangkaian acara yang tidak hanya menantang fisik, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan.

Suasana di BUTC pada hari kedua pengambilan RPC begitu hidup; terik matahari tidak mampu meredam antusiasme ribuan pelari yang berbondong‑bondong menunggu. Salah satu tokoh yang menonjol adalah Jolanda Stephana, pelari asal Solo yang menempuh perjalanan jauh demi mewujudkan impian berpartisipasi di half marathon pertama di Bali. “Ini impian saya sejak lama, dan akhirnya terwujud lewat sistem ballot,” ujarnya dengan senyum lebar. Kehadiran Jolanda mencerminkan semangat inklusif Maybank Marathon 2026, di mana kesempatan terbuka bagi pelari amatir sekaligus profesional.

Baca juga:
Kemenangan Dramatis CĂłrdoba atas Girona 2-1 Perkuat Ambisi di Segunda DivisiĂłn

Tak hanya menguji stamina, Maybank Marathon 2026 juga menonjolkan komitmen keberlanjutan melalui Maybank Marathon Sustainability Day 2026. Selama dua hari, Sustainability Pavilion di BUTC menjadi panggung kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan korporasi. Acara ini menandai perayaan satu dekade program Maybank Women Eco‑Weavers (MWEW), inisiatif yang memberdayakan lebih dari 2.600 perempuan penenun di lima negara ASEAN. Sesi Inspiring Talks menampilkan Visa sebagai title sponsor dan BMW Group sebagai Sustainable Mobility Partner, sekaligus menegaskan visi “Impact Society Positively through Partnership”.

Sejumlah pelari menambah dimensi sosial dengan menggalang dana amal. Sebanyak 36 peserta, yang bukan tokoh publik melainkan pelari biasa dengan jiwa sosial tinggi, mengumpulkan dana untuk program lingkungan, pendidikan anak, dan bantuan bagi penyandang disabilitas. Pada 2026, total dana yang diharapkan mencapai angka belum diumumkan, namun tren peningkatan terlihat jelas: dari Rp478 juta pada 2024, naik menjadi Rp725 juta pada 2025, dan kini melibatkan lebih banyak pelari. Enam lembaga swadaya masyarakat menjadi mitra penyalur, memastikan setiap rupiah tepat sasaran.

Dari sisi ekonomi, Maybank Marathon 2026 diproyeksikan menghasilkan perputaran hingga Rp300 miliar, menggerakkan sektor pariwisata, transportasi, dan layanan pendukung di Bali. Peningkatan partisipan sebesar 500 orang dibandingkan tahun sebelumnya menambah tekanan pada infrastruktur, namun juga membuka peluang bisnis bagi UMKM lokal. Direktur IT & Digital Maybank Indonesia, Bambang Andri Irawan, menegaskan pentingnya verifikasi data pelari melalui proses RPC, yang tidak dapat diwakilkan, demi keamanan dan respons cepat bila terjadi keadaan darurat.

Baca juga:
George Russell Menangi Sprint GP Belanda dari Pole, Norris dan Leclerc Lengkapi Podium – Drama Zandvoort Mengguncang Musim

Para pejabat juga menyoroti dampak jangka panjang. Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia, menekankan bahwa aksi amal sejak 2024 telah menumbuhkan budaya berlari sambil berkontribusi pada masyarakat. Steffano Ridwan, Presiden Direktur Maybank Indonesia, menambahkan bahwa inisiatif “Jejak Hijau” menjadi langkah konkret menuju target marathon netral karbon pada 2030. “Kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk menciptakan dampak berkelanjutan yang luas,” ujar ia dalam sesi dialog.

Dengan agenda yang mencakup kompetisi 10 km, 21 km, dan maraton penuh 42 km, Maybank Marathon 2026 tidak sekadar perlombaan; ia menjadi platform integratif yang menghubungkan olahraga, ekonomi, budaya, dan lingkungan. Harapan besar kini tertuju pada keberhasilan pelaksanaan dan kelanjutan program-program pendukung, yang diharapkan dapat menginspirasi kota lain untuk mengadopsi model serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *