analitik

Kiai Hasan Gontor Ungkap ‘Cari Muka’ di Depan Prabowo, Dunia Cari Pasokan Minyak, Hiburan Thaienthu, dan Ide Gratis Akhir Pekan

Ule.co.id – Di tengah peringatan seratus tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Kiai Hasan Gontor menegaskan pentingnya bangsa Indonesia untuk terus cari cara mengukir sejarah baru, bukan sekadar mengulang masa lalu. Pernyataan itu muncul ketika beliau menyapa Presiden Prabowo Subianto yang hadir dalam acara tersebut, sekaligus melontarkan lelucon tentang “cari muka” bila sang presiden tak datang.

Kiai Hasan menuturkan, “Jika Pak Prabowo tidak hadir hari ini, saya harus cari muka. Ini bukan sekadar candaan, melainkan cerminan semangat Gontor yang selalu cari solusi dan kontribusi bagi bangsa.” Ia melanjutkan, menyoroti pentingnya menanggapi pesan Soekarno tentang tidak melupakan sejarah, namun menambahkan bahwa Gontor tidak puas hanya belajar dari sejarah; lembaga itu ingin cari cara membangun sejarah baru melalui pendidikan dan kerjasama lintas organisasi Islam.

Baca juga:
Harga BBM Terbaru 30 Juli 2026, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite Kompak Turun

Sementara itu, di panggung internasional, pasar energi global sedang cari alternatif pasokan setelah serangan drone merusak pipa utama East‑West milik Saudi Aramco. Dua kilang di Eropa terpaksa menunda pengiriman minyak mentah dari Arab Saudi dan beralih ke minyak Laut Utara serta impor melalui jalur laut dari Teluk. Harga Brent naik hampir 20 persen, memicu pertemuan G7 yang diprakarsai Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mempertimbangkan pelepasan cadangan strategis IEA. Situasi ini menambah tekanan pada negara‑negara konsumen energi, termasuk Indonesia, yang terus cari stabilitas pasokan dan harga yang terjangkau.

Di ranah budaya pop, istilah “Thaienthu” mulai populer di kalangan generasi muda Indonesia. Kata ini merupakan gabungan antara “Thai” dan “enthusiast”, menandakan orang yang cari hiburan, musik, serial, dan budaya Thailand secara intens. Fenomena ini mencerminkan cara baru generasi digital dalam cari identitas budaya melalui media daring, sekaligus membuka peluang pasar bagi konten kreator Indonesia yang ingin menyesuaikan diri dengan selera internasional.

Tak kalah penting, warga kota kini cari cara mengisi akhir pekan tanpa mengeluarkan biaya besar. Berbagai tempat wisata kota, seperti mural jalanan, taman tematik, atau sudut kota yang jarang dikunjungi, menawarkan pengalaman gratis sekaligus peluang foto Instagramable. Aktivitas ini tidak hanya mengurangi stres, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara teman. Berikut beberapa ide yang dapat dicoba:

  • Jelajahi mural dan seni jalanan di pusat kota, abadikan momen dengan kamera atau ponsel.
  • Kunjungi taman kota atau kebun raya yang tidak memungut tiket masuk, nikmati udara segar dan ruang terbuka.
  • Adakan piknik bersama teman di area publik, bawa makanan ringan buatan sendiri.
  • Ikuti komunitas jalan kaki atau bersepeda yang mengadakan rute gratis setiap akhir pekan.

Di sisi lain, pasar otomotif Indonesia juga menunjukkan dinamika yang menarik bagi konsumen yang cari kendaraan terjangkau dengan kualitas modern. Honda HR‑V 1.5 E tahun 2018, yang kini telah mengalami facelift, dijual kembali dengan harga sekitar Rp170 jutaan. Kendaraan ini menawarkan mesin 1,5 liter i‑VTEC, transmisi CVT, serta interior semi‑leather yang nyaman untuk keluarga urban. Harga yang kompetitif menjadikannya pilihan tepat bagi pembeli yang cari nilai ekonomis tanpa mengorbankan fitur.

Baca juga:
Digitalisasi Layanan Publik: Pisah KK, 200 Juta Rekening Baru, dan KTP sebagai Gerbang Keuangan Nasional

Berbagai fenomena di atas menegaskan bahwa kata kunci “cari” menjadi benang merah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara: mencari identitas, mencari pasokan energi, mencari hiburan, mencari kegiatan sosial, hingga mencari kendaraan yang tepat. Kiai Hasan menutup pidatonya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus cari solusi bersama, menjadikan Gontor sebagai tempat pertemuan pemikiran lintas aliran, baik NU, Muhammadiyah, maupun organisasi Islam lainnya.

Dengan semangat cari yang terus menggelora, Indonesia diharapkan dapat menavigasi tantangan global, memanfaatkan peluang budaya, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *