analitik

Harga Emas Antam Naik Rp23.000, Tembus Rp2,613,000 per Gram di Akhir Pekan

Ule.co.id – Pasar logam mulia kembali menjadi sorotan setelah harga emas antam melambung naik Rp23.000 menjadi Rp2.613.000 per gram pada Sabtu, 26 September 2026. Kenaikan ini menghentikan tren penurunan selama dua hari berturut‑turut, menandai pergeseran sentimen investor di tengah volatilitas harga emas dunia.

Data resmi Logam Mulia mencatat bahwa harga jual emas batangan Antam untuk ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.613.000, sementara harga beli kembali (buyback) naik menjadi Rp2.438.000 per gram. Kenaikan serupa juga terjadi pada ukuran lain, mulai dari 0,5 gram hingga 10 gram, yang semuanya tercermin dalam tabel di bawah ini.

Baca juga:
Harga Emas Antam-Galeri24 Turun Sepekan, Buyback Justru Kompak Naik
➜
Ukuran (gram) Harga Jual (Rp) Harga Buyback (Rp)
0,5 1.365.500 1.274.000
1 2.613.000 2.438.000
2 5.166.000 4.876.000
3 7.724.000 7.314.000
5 12.840.000 12.150.000
10 25.625.000 24.250.000

Selain pergerakan harga, Antam juga memberlakukan kebijakan pajak yang perlu diperhatikan oleh para investor. Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 % yang dipotong langsung pada saat penjualan kembali ke Antam. Sementara itu, pembelian emas Antam dikenai PPh sebesar 0,25 % dari harga dasar yang tercantum di laman resmi.

Faktor eksternal turut memengaruhi pergerakan harga emas antam. Pada hari yang sama, harga emas spot dunia diperdagangkan di kisaran US$4.292 per ons, sedikit di bawah level US$4.300 yang menjadi patokan pasar. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun melonjak ke 5,20 %, tertinggi dalam dua dekade, menambah tekanan pada aliran dana ke aset safe‑haven seperti emas.

Sejarah mencatat bahwa Antam pernah mencapai rekor tertinggi pada 29 Januari 2026, ketika harga emas per gram mencapai Rp3.168.000 dengan buyback Rp2.989.000. Meskipun harga saat ini masih jauh di bawah puncak tersebut, kenaikan 23 ribu rupiah menandakan adanya dukungan permintaan domestik yang cukup kuat, terutama menjelang akhir tahun fiskal.

Baca juga:
Sinergi bpjs kesehatan, CX126, dan Tarif Rumah Sakit DKI Dorong Reformasi Jaminan Sosial
➜

Perbandingan dengan produk emas lain di pasar domestik juga memberikan gambaran dinamika harga. Misalnya, harga emas Pegadaian pada hari yang sama menunjukkan pergerakan berlawanan: produk Antam turun menjadi Rp2.629.000 per gram, sementara UBS naik menjadi Rp2.575.000 dan Galeri 24 tetap stabil di Rp2.545.000. Pada sisi buyback, ketiga produk justru naik, menandakan adanya strategi penjual kembali yang mengoptimalkan nilai tukar.

Secara keseluruhan, kenaikan harga emas antam pada akhir pekan ini mencerminkan respons pasar terhadap kombinasi faktor domestik dan internasional. Investor yang memantau pergerakan logam mulia disarankan untuk memperhatikan kebijakan pajak, fluktuasi harga spot global, serta tren suku bunga utama yang dapat memengaruhi arus dana ke aset emas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *