Ule.co.id – Jalan Ampah Tamiang Layang Diperbaiki Dewan Beri Apresiasi, demikian ungkapan anggota DPRD Kalteng Purdiono pada Jumat (25/9) ketika menyoroti progres perbaikan jalan nasional yang menghubungkan Ampah dan Tamiang Layang. Purdiono menilai langkah pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum sebagai upaya penting untuk meningkatkan konektivitas wilayah Barito.
Sebelum intervensi tersebut, ruas jalan Ampah‑Tamiang Layang mengalami kerusakan parah, berlubang, serta lebar jalan yang sempit. Kondisi ini menghambat arus kendaraan, baik ringan maupun berat, yang melintasi rute strategis antara Kalimantan Selatan dan Barito. Masyarakat setempat mengeluhkan keterlambatan distribusi barang dan peningkatan risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang tidak layak.
Pemerintah pusat menanggapi permasalahan itu dengan mengerahkan tim teknis BPJN serta Direktorat Jenderal Bina Marga. Tim tersebut melakukan survei, perencanaan, dan pelaksanaan perbaikan permukaan serta struktur jalan. Menurut Purdiono, selain perbaikan permukaan, proyek ini mencakup rekonstruksi sebagian jalur yang memerlukan peningkatan kapasitas beban kendaraan.
Anggaran yang dialokasikan untuk fase selanjutnya diperkirakan mencapai sekitar Rp300 miliar pada tahun 2027. Purdiono menegaskan bahwa komitmen pendanaan ini penting untuk memastikan kelanjutan pekerjaan rekonstruksi dan peningkatan kualitas jalan. Ia menambahkan bahwa alokasi dana tersebut mencerminkan prioritas pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur transportasi di wilayah terdepan pertumbuhan ekonomi.
Selain fokus pada ruas Ampah‑Tamiang Layang, proyek juga mencakup segmen jalan yang menghubungkan Ampah ke Buntok hingga Muara Teweh. Meskipun sebagian pekerjaan sudah dapat dinikmati oleh warga, Purdiono mengakui masih ada bagian yang membutuhkan penyempurnaan agar manfaatnya optimal. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan agar setiap tahap pembangunan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.
Purdiono berharap dukungan anggaran dari pemerintah pusat dapat berlanjut hingga seluruh kebutuhan rekonstruksi dan peningkatan kapasitas jalan terpenuhi. Ia juga menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan APBN menjadi kunci untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi konektivitas antarwilayah Barito serta pertumbuhan ekonomi regional.









