Lamine Yamal Gemilang, Spanyol Hajar Kroasia 4-1 dalam Duel spanyol vs kroasia
Ule.co.id – Pertandingan UEFA Nations League antara Spanyol dan Kroasia yang digelar di Estadio Ramón Sánchez‑Pizjuán, Sevilla, menyuguhkan aksi menegangkan dalam duel spanyol vs kroasia. La Roja menorehkan kemenangan telak 4-1 berkat dua gol brilian dari penyerang muda Lamine Yamal, yang menjadi sorotan utama. Gol pertama tercipta hanya dua menit setelah peluit dibunyikan, menandai awal dominasi Spanyol. Sementara itu, Kroasia hanya mampu mengurangi selisih lewat gol tunggal Dion Drena Beljo, namun tidak cukup untuk menghentikan laju Spanyol yang terus menekan lawan. Kemenangan ini menempatkan Spanyol di puncak Grup C dengan enam poin sempurna, sedangkan Kroasia turun ke posisi ketiga.
Serangan awal Spanyol dimulai dari sisi kiri ketika Marc Cucurella dan Alex Baena mengoper bola ke ruang terjepit pertahanan Kroasia. Baena mengirimkan umpan tarik yang tepat ke kaki Fermin López, namun bola meluncur ke depan kaki Yamal yang berada di posisi optimal. Dengan kontrol yang tenang, Yamal menembak first‑time ke sudut kanan gawang, memecah kebuntuan pada menit kedua. Dua menit kemudian, Baena kembali mengancam lewat tembakan dari kotak penalti, namun kiper Dominik Livaković berhasil menepisnya. Dominasi Spanyol di babak pertama terlihat jelas melalui penguasaan bola dan peluang berbahaya yang terus mengalir.
Kroasia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke‑28 lewat sundulan Dion Drena Beljo setelah menerima umpan silang dari Ivan Perišić. Gol tersebut memberi harapan bagi Vatreni, namun Spanyol hanya membutuhkan tiga menit untuk kembali memimpin. Pada menit ke‑31, Marc Pubill menegaskan keunggulan La Roja dengan sundulan tajam setelah menerima umpan pendek dari Yamal. Usaha Mikel Oyarzabal untuk menambah angka di akhir babak pertama harus dibatalkan karena wasit menilai golnya offside. Kegagalan Kroasia dalam memanfaatkan peluang tambahan menambah tekanan pada lini pertahanan mereka.
Memasuki babak kedua, Spanyol meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke‑63, Yamal kembali menorehkan gol kedua, kali ini setelah menerima umpan terobosan Pedri dan menembak dengan keras ke sudut atas gawang, memperbesar jarak menjadi 3-1. Dominasi Spanyol tidak hanya terlihat dari gol, tetapi juga dari statistik tembakan: lebih dari dua puluh tembakan mengarah ke gawang lawan, sementara Kroasia hanya mencatat lima tembakan total. Menjelang akhir pertandingan, pada menit ke‑89, Nico Williams menutup pesta gol Spanyol dengan aksi individu di dalam kotak penalti, menjadikan skor akhir 4-1. Penampilan solid kiper Livaković tidak mampu menghalau serangan demi serangan Spanyol yang terus mengalir.
Kemenangan ini mengukuhkan Spanyol sebagai pemimpin tak terbantahkan Grup C UEFA Nations League, dengan enam poin dari dua laga. Sementara itu, Kroasia harus berjuang keras di pertandingan berikutnya untuk menghindari penurunan posisi. Lamine Yamal, yang baru berusia 18 tahun, kini menjadi bintang baru La Roja, menunjukkan ketajaman dan keberanian yang jarang terlihat pada pemain sebayanya. Pelatih Luis de la Fuente menyatakan kepuasannya atas performa tim, menekankan pentingnya konsistensi dan semangat juang menjelang fase final kompetisi. Dengan performa gemilang ini, harapan besar menumpuk pada Spanyol untuk melanjutkan dominasi mereka di turnamen internasional mendatang.

