Lamine Yamal Bikin Spanyol Tampil Gemilang, 4-1 atas Kroasia di Nations League
Ule.co.id – Pertandingan antara Spain vs Croatia di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, menjadi sorotan utama pada Selasa (29/9/2026) setelah Lamine Yamal mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 Spanyol. Penampilan muda berbakat itu menegaskan kembali dominasi La Roja di Grup C Liga A Nations League.
Gol pembuka datang hanya dua menit setelah peluit pertama ditiup, ketika Yamal menembakkan tembakan jarak jauh yang melesat ke sudut bawah gawang Dominik Livaković. Kecepatan dan ketepatan eksekusinya langsung menimbulkan kegembiraan di antara suporter Spanyol yang hadir dalam jumlah besar.
Namun, Croatia tidak tinggal diam. Pada menit ke-28, Dion Drena Beljo berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan tajam dari umpan silang Ivan Perišić. Gol tersebut sempat menimbulkan ketegangan, namun Spanyol segera merespons.
Hanya tiga menit kemudian, Marc Pubill menegaskan kembali keunggulan tuan rumah dengan menyundul bola hasil umpan silang Yamal yang tajam. Gol Pubill menjadi yang pertama dalam karier internasionalnya, menambah dimensi serangan Spanyol yang semakin variatif.
Di babak pertama, upaya FermÃn López hampir menambah angka lewat tembakan yang memantul di tiang gawang, sementara Mikel Oyarzabal sempat melihat golnya dibatalkan karena offside. Spanyol menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Masuk babak kedua, pelatih Spanyol memperkenalkan Pedri sebagai pengganti pada menit ke-57. Dampak kedatangan Pedri terasa seketika; pada menit ke-63, ia mengirimkan umpan vertikal ke sisi kanan kotak penalti, di mana Yamal menyiapkan tembakan kaki kiri yang menembus sudut dekat, menjadikannya gol ketiga Spanyol.
Gol keempat datang pada menit ke-89 melalui Nico Williams, yang menampilkan dribel cepat sebelum menembakkan tembakan keras ke gawang Beljo. Dengan skor akhir 4-1, Spanyol kini mengumpulkan enam poin sempurna dari dua pertandingan, menancapkan diri di puncak klasemen grup.
Penampilan Yamal tidak hanya terbatas pada dua gol; ia juga memberikan assist kepada Pubill pada gol pertama. Statistik menunjukkan Yamal telah mencetak tiga gol dalam dua laga Nations League, memperkuat argumen bagi dirinya dalam perbincangan Ballon d’Or yang akan diumumkan akhir Oktober.
Selain Yamal, kontribusi pemain lain seperti Marc Pubill, Nico Williams, dan Pedri menambah kedalaman skuad. Pedri, meskipun dimulai dari bangku cadangan, berhasil memberikan assist krusial, membuktikan kualitasnya sebagai playmaker utama Spanyol.
Di sisi lain, Kroasia harus menerima kegagalan kedua mereka di fase grup. Meskipun Beljo berhasil mencetak satu gol, pertahanan mereka tidak mampu menahan tekanan serangan berulang Spanyol. Luka Modrić, meski berusia lebih dari 40 tahun, tetap menunjukkan kelasnya dengan mengatur alur permainan, namun tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Analisis taktik menunjukkan Spanyol mengandalkan penguasaan bola tinggi, pergerakan cepat di sayap, serta umpan-umpan vertikal yang memecah pertahanan lawan. Penggunaan pemain sayap seperti Yamal, Baena, dan Williams memberikan variasi serangan yang sulit diprediksi oleh Kroasia.
Kemenangan ini juga menandai kembalinya Spanyol ke panggung internasional setelah meraih Piala Dunia 2022. Penampilan impresif di Nations League menegaskan kesiapan mereka menjelang kualifikasi Euro 2028.
Selanjutnya, La Roja akan menghadapi Republik Ceko pada akhir pekan ini, sementara Kroasia akan berusaha bangkit melawan Republik Ceko pada pertandingan berikutnya.

