analitik

Cetak Sawah di Kapuas Jadi Prioritas Nasional 2026, Kalteng Siap Dongkrak Produksi Pangan

KUALA KAPUAS, ULE.CO.ID – Program cetak sawah di Kapuas resmi menjadi salah satu prioritas nasional tahun anggaran 2026 dalam mendukung penguatan ketahanan pangan Indonesia.

Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dipilih sebagai daerah pelaksanaan kegiatan konstruksi cetak sawah baru oleh pemerintah pusat karena dinilai memiliki potensi pertanian yang besar.

Baca juga:

Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno membenarkan bahwa daerah yang dipimpinnya menjadi lokasi strategis pengembangan lahan pertanian baru di Kalimantan Tengah.

“Kepercayaan itu tentu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami dalam memastikan program ini berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani,” kata Wiyatno di Kuala Kapuas, Selasa.

Penandatanganan MoU Bersama Kementan

Program cetak sawah di Kapuas diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno bersama Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Hermanto.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah.

Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap program cetak sawah di Kapuas dapat berjalan efektif dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produksi pangan nasional.

Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Wiyatno mengatakan program cetak sawah di Kapuas diharapkan mampu memperluas areal tanam serta meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

Selain itu, program tersebut juga menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kerja sama ini bentuk komitmen Pemkab Kapuas dalam mendukung program strategis nasional di bidang pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Baca juga:

Dengan adanya cetak sawah di Kapuas, pemerintah daerah optimistis sektor pertanian akan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap pasokan pangan nasional.

Kapuas Dinilai Punya Potensi Besar

Terpilihnya Kabupaten Kapuas sebagai lokasi pengembangan sawah baru disebut menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap potensi pertanian daerah tersebut.

Kapuas selama ini dikenal memiliki kawasan lahan yang luas dan dinilai strategis untuk mendukung program perluasan lahan pertanian.

Program cetak sawah di Kapuas juga diproyeksikan menjadi salah satu langkah besar pemerintah dalam menghadapi tantangan kebutuhan pangan di masa depan.

Pemerintah berharap pengembangan lahan sawah baru dapat membantu menjaga stabilitas produksi beras nasional.

Pemerintah Pusat Tekankan Kolaborasi

Sementara itu, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Hermanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan program tersebut.

Menurut dia, keberhasilan cetak sawah di Kapuas tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mempercepat realisasi program perluasan lahan pertanian,” kata Hermanto.

Ia berharap pelaksanaan program dapat memberikan dampak nyata terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.

Baca juga:

Gunakan Mekanisme Swakelola dan Penyedia

Hermanto menjelaskan kegiatan konstruksi cetak sawah di Kapuas tahun anggaran 2026 nantinya dapat dilakukan melalui mekanisme penyedia maupun kerja sama antarinstansi pemerintah.

Pelaksanaan program juga dimungkinkan menggunakan pola Swakelola Tipe II agar proses pengerjaan lebih fleksibel dan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Melalui penandatanganan MoU dan kontrak konstruksi ini, diharapkan proses pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Harapan Baru untuk Petani Kapuas

Program cetak sawah di Kapuas diharapkan tidak hanya berdampak terhadap peningkatan produksi pangan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Dengan bertambahnya areal pertanian, peluang kerja dan aktivitas ekonomi masyarakat di sektor pertanian diperkirakan ikut meningkat.

Pemerintah daerah optimistis program tersebut akan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian di Kabupaten Kapuas.

Selain mendukung ketahanan pangan nasional, cetak sawah di Kapuas juga diharapkan menjadikan Kalimantan Tengah sebagai salah satu lumbung pangan strategis di Indonesia pada masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *