analitik

Fairid Naparin: HUT Pemko Palangka Raya ke-61 Harus Jadi Pemacu Pelayanan Publik yang Lebih Baik

PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Peringatan HUT Pemko Palangka Raya ke-61 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Palangka Raya untuk melakukan refleksi atas perjalanan pembangunan yang telah dilalui sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Momentum HUT Pemko Palangka Raya ke-61 diperingati melalui upacara gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (17/6).

Baca juga:

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan bahwa peringatan hari jadi pemerintah kota tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai program pembangunan yang telah dijalankan serta menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja di masa mendatang.

HUT Pemko Palangka Raya ke-61 Jadi Momentum Muhasabah

Dalam sambutannya, Fairid Naparin mengatakan perjalanan Pemerintah Kota Palangka Raya selama enam dekade lebih harus menjadi bahan introspeksi bersama agar pembangunan dan pelayanan publik terus mengalami peningkatan.

Menurutnya, capaian yang telah diraih selama ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, termasuk para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kota Palangka Raya.

“Perjalanan sampai dengan sekarang ini mudah-mudahan menjadi muhasabah kita bersama, agar bisa lebih baik lagi ke depannya. Ini juga menjadi penyemangat, jangan sampai perjuangan dan jasa-jasa para pendahulu kita menjadi sia-sia,” ujar Fairid.

Melalui HUT Pemko Palangka Raya ke-61, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap program pembangunan yang telah berjalan dapat dievaluasi secara objektif untuk menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Evaluasi Kinerja Harus Dilakukan Secara Berkelanjutan

Fairid menegaskan bahwa peningkatan kualitas pemerintahan tidak dapat dicapai tanpa evaluasi yang dilakukan secara konsisten.

Karena itu, HUT Pemko Palangka Raya ke-61 menjadi pengingat bahwa seluruh perangkat daerah harus terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya dilakukan pada momen tertentu, tetapi harus menjadi budaya kerja yang diterapkan setiap saat.

“Evaluasi itu kan setiap saat dan terus menerus secara berkelanjutan demi menghasilkan pelayanan publik yang lebih baik lagi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa tantangan pembangunan daerah terus berkembang sehingga pemerintah harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat.

Penguatan SDM ASN Jadi Perhatian Utama

Selain menyoroti pentingnya evaluasi pembangunan, Fairid juga menekankan penguatan sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara sebagai salah satu fokus utama dalam HUT Pemko Palangka Raya ke-61.

Menurutnya, kualitas ASN memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan pelaksanaan program pemerintah dan pelayanan publik.

Karena itu, ASN dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta disiplin dalam bekerja.

“Yang ditekankan untuk ASN tentu lebih kepada sumber daya manusia, pengembangan kapasitas, peningkatan skill, disiplin, dan lebih solid dalam bekerja. Saling menghormati antar sesama ASN maupun dengan pimpinan,” jelasnya.

Baca juga:

Fairid menilai ASN yang kompeten dan berintegritas akan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas kepada masyarakat.

Pelatihan dan Sertifikasi Diperkuat

Dalam rangka meningkatkan kualitas aparatur, Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong berbagai program pengembangan kapasitas ASN.

Melalui momentum HUT Pemko Palangka Raya ke-61, Fairid kembali mengingatkan pentingnya pelatihan, pendidikan, serta sertifikasi untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun nonteknis para pegawai.

Peningkatan kapasitas tersebut diperlukan agar ASN mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks di era digital dan perkembangan teknologi saat ini.

Selain keterampilan teknis, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta manajemen pelayanan juga menjadi aspek yang perlu diperkuat.

Dengan SDM yang berkualitas, pemerintah optimistis kualitas pelayanan kepada masyarakat akan semakin meningkat.

Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Daerah

Dalam peringatan HUT Pemko Palangka Raya ke-61, Fairid Naparin juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan berbagai target pembangunan yang telah ditetapkan.

Dukungan dari dunia usaha, organisasi masyarakat, akademisi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.

“Semua tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua harus kolaborasi, dalam semua hal agar lebih tepat sasaran, lebih efektif, dan efisien,” tegasnya.

Kolaborasi tersebut dinilai mampu menciptakan sinergi yang kuat sehingga berbagai program pembangunan dapat dijalankan secara lebih optimal.

Efisiensi Anggaran Melalui Kerja Sama

Fairid mencontohkan bahwa keberhasilan pelaksanaan rangkaian kegiatan HUT Pemko Palangka Raya ke-61 juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.

Melalui kolaborasi yang baik, sejumlah kegiatan dapat terlaksana tanpa harus membebani anggaran pemerintah secara berlebihan.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga efisiensi penggunaan anggaran daerah.

Baca juga:

“Kalau tidak kolaborasi tentu membutuhkan anggaran besar. Dengan kolaborasi semuanya bisa berjalan. Untuk pembangunan, seluruh pemangku kepentingan dan stakeholder sangat diperlukan,” ujarnya.

Prinsip tersebut dinilai relevan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.

Khitanan Massal Warnai HUT Pemko Palangka Raya ke-61

Selain upacara gabungan, peringatan HUT Pemko Palangka Raya ke-61 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah pelaksanaan khitanan massal gratis bagi 114 anak.

Program tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Palangka Raya terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga.

Kegiatan sosial semacam ini rutin dilaksanakan dalam rangkaian peringatan hari jadi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap manfaat peringatan hari jadi tidak hanya dirasakan oleh aparatur pemerintahan, tetapi juga oleh masyarakat luas.

Rangkaian Kegiatan Berlanjut Hingga Juli

Fairid mengungkapkan bahwa peringatan HUT Pemko Palangka Raya ke-61 tidak hanya berlangsung pada hari pelaksanaan upacara semata.

Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyiapkan berbagai kegiatan lanjutan yang akan berlangsung hingga Juli 2026.

“Khitanan massal ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi. Nanti sampai bulan Juli masih ada beberapa rangkaian lainnya,” pungkas Fairid.

Berbagai agenda tersebut diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Palangka Raya.

Melalui momentum HUT Pemko Palangka Raya ke-61, Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kapasitas ASN, serta mendorong kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan pembangunan yang lebih maju, efektif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *