Entourage Bali minta maaf usai dituding diskriminasi WNI, dua pendiri kini dicekal masuk Indonesia
PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Entourage Bali minta maaf usai dituding diskriminasi WNI, dua pendiri kini dicekal masuk Indonesia. Kasus ini bermula dari kegiatan lari bertajuk Bali Silent Disco yang diselenggarakan oleh komunitas Entourage Bali. Acara tersebut diduga melanggar aturan dan mendiskriminasi warga negara Indonesia (WNI). Direktorat Jenderal Imigrasi telah menjatuhkan sanksi larangan masuk terhadap dua pria asal Belanda yang bertindak sebagai penyelenggara acara.
Kasus ini mencuat setelah muncul tudingan bahwa warga lokal tidak diizinkan ikut serta dalam acara Silent Disco Run yang diselenggarakan Rabu (22/7/2026). Calon peserta WNI merasa dipersulit dan diabaikan, sementara pendaftar orang asing langsung mendapat persetujuan untuk bergabung. Oleh sebab itu, timbul spekulasi kuat bahwa seleksi keikutsertaan acara didasarkan pada kewarganegaraan.
Gubernur Bali I Wayan Koster menegaskan bahwa event Bali Silent Disco sama sekali tidak memiliki izin penyelenggaraan dari pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Bali pun menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap kegiatan serupa di masa mendatang. Bahkan, warga negara asing (WNA) yang terbukti melanggar aturan akan dikenai tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Entourage Bali minta maaf usai dituding diskriminasi WNI, dua pendiri kini dicekal masuk Indonesia. Pihak penyelenggara memberikan pernyataan permintaan maaf kepada pihak yang telah tersakiti dan tersinggung atas isu yang beredar. Mereka juga membantah tuduhan diskriminasi terhadap calon peserta.
Entourage Bali minta maaf usai dituding diskriminasi WNI, dua pendiri kini dicekal masuk Indonesia. Kasus ini membuka pertanyaan tentang batas aktivitas Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia: bolehkah mereka menyelenggarakan event, atau hanya dapat terlibat dalam kapasitas tertentu sesuai visa dan izin tinggalnya? Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelanggaran semacam itu.
Entourage Bali minta maaf usai dituding diskriminasi WNI, dua pendiri kini dicekal masuk Indonesia. Dua warga negara Belanda, Joost Storms dan Hidde van Vliet, telah meninggalkan Bali setelah diduga mendiskriminasi warga lokal dalam acara lari. Otoritas imigrasi Indonesia menjatuhkan sanksi larangan masuk kembali kepada kedua warga negara asing tersebut.

