analitik

Kazakhstan Desak Rusia Setop Perang Ukraina, Konflik Laut Kaspia Semakin Meningkat

PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Kazakhstan desak Rusia setop perang Ukraina di tengah konflik yang terus memanas di Laut Kaspia. Presiden Kazakhstan, Kassym Jomart Tokayev, mendesak Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk membekukan perang di Ukraina dan memulai kembali negosiasi yang dimediasi oleh Turki.

Konflik di Laut Kaspia sendiri dimulai setelah Ukraina menyerang dua kapal Rusia yang membawa muatan militer dari Iran. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengaku bahwa pasukannya telah melancarkan serangan jarak jauh terhadap kapal-kapal tersebut.

Baca juga:
Turki sebut Mesir bisa gabung pakta pertahanan Makkah, Menegaskan Stabilitas Regional

Iran membantah bahwa kapal-kapal tersebut membawa muatan militer, melainkan kapal dagang yang mengangkut besi. Teheran menyatakan bahwa salah satu kapal dagangnya telah diserang dan menewaskan satu awak kapal serta melukai beberapa lainnya.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa serangan Ukraina terhadap kapal komersial Iran di Laut Kaspia merupakan pelanggaran terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan tidak dapat dibiarkan tanpa jawaban. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga menuduh Israel berada di balik provokasi serangan tersebut sebagai upaya menyeret Eropa ke dalam konflik yang lebih luas.

Kazakhstan desak Rusia setop perang Ukraina karena konflik tersebut telah memengaruhi produksi minyak di negara tersebut. Kazakhstan telah mengurangi produksi minyak dalam sepekan terakhir karena serangan drone di terminal Caspian Pipeline Consortium (CPC) milik Rusia di Laut Hitam.

Presiden Tokayev menyatakan bahwa perang Ukraina adalah perang antarnegara bukan perang sipil. Ia menolak narasi Kremlin yang selama ini menyebut bahwa perang Ukraina adalah perang sipil. Tokayev juga menyatakan bahwa rakyat Rusia dan Ukraina adalah saudara dan menyayangkan korban dari kedua belah pihak.

Baca juga:
Kilangnya Diserang Ukraina, Rusia Impor Minyak dari India untuk Atasi Pasokan

Kazakhstan desak Rusia setop perang Ukraina untuk menghindari konflik yang lebih luas. Negara tersebut juga terus melanjutkan relasi baik dengan Ukraina dan mendukung kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina. Kazakhstan juga meningkatkan investasi di Rusia yang sudah menembus 9 miliar dolar AS dalam beberapa tahun terakhir.

Konflik di Laut Kaspia semakin meningkat dengan ancaman Iran untuk balas dendam atas serangan Ukraina. Kazakhstan desak Rusia setop perang Ukraina untuk menghindari konflik yang lebih luas dan memulai kembali negosiasi yang dimediasi oleh Turki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *