Kilangnya Diserang Ukraina, Rusia Impor Minyak dari India untuk Atasi Pasokan
Ule.co.id – Rusia untuk pertama kalinya menerima pasokan bensin dari India di tengah kekurangan bahan bakar domestik yang dipicu serangan drone Ukraina terhadap kilang-kilang minyaknya. Kilangnya diserang Ukraina, Rusia impor minyak dari India untuk atasi pasokan ini menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan bahan bakar. Pasokan bensin dari India tersebut berasal dari Nayara Energy, perusahaan penyulingan minyak India yang sebagian dimiliki perusahaan minyak negara Rusia, Rosneft.
Bensin dikirim dari kilang Nayara di Vadinar, India barat, menggunakan jaringan kapal yang terhubung dengan apa yang disebut shadow fleet Rusia. Pengiriman bensin tersebut tiba di pelabuhan Rusia pada Rabu, 5 Agustus 2026, menurut data perusahaan analitik pasar Kpler. Menurut data Kpler, kapal berbendera Rusia bernama Cyclone memuat sekitar 42.000 metrik ton bensin dari kilang Vadinar pada pertengahan Juni.
Kilangnya diserang Ukraina, Rusia impor minyak dari India untuk atasi pasokan ini merupakan upaya untuk mengatasi kekurangan bahan bakar yang dipicu oleh serangan drone Ukraina. Moskwa sebelumnya lebih banyak mengandalkan pasokan dari negara tetangga seperti Belarus dan Kazakhstan untuk membantu menutup kekurangan bahan bakar. Namun, dengan serangan drone jarak jauh Ukraina yang menargetkan infrastruktur energi Rusia, termasuk kilang minyak yang berada ribuan kilometer dari garis depan, Rusia terpaksa mencari alternatif lain.
Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menginstruksikan operasi khusus untuk menyasar industri persenjataan Rusia, termasuk mesin dan teknologi, guna mengurangi kemampuan Moskow memproduksi senjata baru. Ukraina menargetkan pengembangan rudal balistik domestik pada 2027 untuk memperkuat pertahanan dari serangan Rusia, sambil mendorong sanksi internasional terhadap produksi rudal Rusia.
Kilangnya diserang Ukraina, Rusia impor minyak dari India untuk atasi pasokan ini menjadi bukti bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina semakin memanas. Dengan serangan drone Ukraina yang terus-menerus menargetkan infrastruktur energi Rusia, Rusia terpaksa mencari alternatif lain untuk mengatasi kekurangan bahan bakar. Kilangnya diserang Ukraina, Rusia impor minyak dari India untuk atasi pasokan ini merupakan upaya untuk mengatasi kekurangan bahan bakar yang dipicu oleh serangan drone Ukraina.

