analitik

Intelijen Prancis Selidiki Pilot Jet Rafale M Terkait Aktivitas dengan China

PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Intelijen Prancis selidiki pilot jet Rafale M terkait aktivitas dengan China [titlebase] telah menjadi sorotan baru-baru ini. Mantan pilot Rafale Angkatan Laut Prancis, Pierre-Henri Chuet, telah ditempatkan di bawah penyelidikan resmi di Paris atas dugaan aktivitas intelijen yang menguntungkan China. Chuet pernah menerbangkan pesawat tempur Super Etendard dan Rafale M dari Kapal Induk Charles de Gaulle.

Chuet hadir di hadapan hakim investigasi pada 20 Juli 2026, setelah diinterogasi di kantor dinas intelijen domestik Prancis, DGSI. Rumahnya juga digeledah. Ia menghadapi empat dakwaan: pengungkapan rahasia pertahanan nasional oleh seseorang yang dipercayakan untuk merahasiakannya, intelijen dengan kekuatan asing, pengumpulan informasi yang berkaitan dengan kepentingan fundamental negara, dan penyampaian informasi kepada kekuatan asing.

Baca juga:

Intelijen Prancis selidiki pilot jet Rafale M terkait aktivitas dengan China [titlebase] ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan informasi sensitif militer Prancis. Chuet, yang dilatih oleh Angkatan Laut AS, mampu menyelesaikan lebih dari 200 pendaratan di kapal induk. Dia menghabiskan delapan tahun di skuadron tempur sebelum bergabung dengan Air Canada sebagai pilot komersial.

Pengalaman penerbangan kapal induknya sebagai pilot pesawat tempur Rafale M sangat berharga bagi China. Namun, setelah pensiun, ia fokus mengembangkan channel Youtube. Beberapa video YouTube-nya menimbulkan kontroversi besar, khususnya pada tahun lalu, ketika ia menyatakan bahwa India kehilangan jet tempur Rafale selama bentrokan dengan Pakistan pada Mei 2025.

Baca juga:

Intelijen Prancis selidiki pilot jet Rafale M terkait aktivitas dengan China [titlebase] ini memperlihatkan betapa rentannya informasi militer yang sensitif dapat bocor ke tangan yang salah. Dalam kasus ini, Chuet dituduh melakukan aktivitas intelijen yang menguntungkan China, yang merupakan salah satu negara dengan kemampuan militer yang pesat berkembang.

Intelijen Prancis selidiki pilot jet Rafale M terkait aktivitas dengan China [titlebase] menunjukkan bahwa pemerintah Prancis sangat serius dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan keamanan nasional. Penyelidikan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana informasi sensitif dapat dicegah dari bocor ke negara-negara lain.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *