analitik

Seskab Teddy Bantah Sekolah Rakyat Tidak Bermutu, 43.000 Anak Kembali Bersekolah Hingga Agustus 2026

Ule.co.id – Seskab Teddy bantah sekolah rakyat tidak bermutu, 43.000 anak kembali bersekolah hingga Agustus 2026, menjadi bukti nyata bahwa program ini berhasil memberikan akses pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurut Teddy, Sekolah Rakyat membuka kesempatan anak-anak jalanan dapat kembali meraih cita-cita tinggi. "Insya Allah di sini, di sekolah rakyat, anak-anak yang dulunya di jalanan kini dapat bermimpi besar, bercita-cita tinggi. Di sini akan lahir anak-anak yang tidak hanya pintar, tetapi juga anak-anak yang beradab," jelas Teddy.

Baca juga:
BGN Larang Makanan MBG Dibawa Pulang: Harus Dimakan di Kelas Sebelum 4 Jam Usai Dimasak

Seskab Teddy bantah sekolah rakyat tidak bermutu, 43.000 anak kembali bersekolah hingga Agustus 2026, ini membuktikan bahwa program ini berhasil memberikan pendidikan yang baik dan pembinaan yang baik bagi anak-anak. Teddy juga mengungkapkan bahwa sebanyak 7 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) di Makassar berhasil menyabet berbagai penghargaan mulai dari Olimpiade Nasional hingga meraih juara Sains dan Matematika.

Sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat telah membuka kesempatan bagi anak-anak yang tidak bersekolah dan putus sekolah untuk kembali menimba ilmu. Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga tempat tinggal, makan, layanan kesehatan, pendidikan ilmu dan adab, serta fasilitas belajar yang sangat layak.

Seskab Teddy bantah sekolah rakyat tidak bermutu, 43.000 anak kembali bersekolah hingga Agustus 2026, ini menunjukkan bahwa program ini telah membawa dampak positif bagi masyarakat. Pemerintah memperluas penyelenggaraan Sekolah Rakyat dari 166 menjadi 182 titik pada Tahun Ajaran 2026/2027, yang dilakukan secara bertahap dengan mengembangkan sekolah rintisan menjadi satuan pendidikan permanen yang lebih berkelanjutan.

Baca juga:
Kasus 995 Senjata di Gudang, Komnas PA Bakal Cek Sekolah: Pastikan Psikis Siswa

Dengan demikian, Sekolah Rakyat terbukti tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membuka peluang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita mereka. Sekolah Rakyat telah membuktikan bahwa dengan pendidikan yang baik dan pembinaan yang baik, anak-anak dapat memiliki masa depan yang lebih baik dan menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan unggul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *