analitik

Gagal Capai Target di SEA V Cup 2026, Marcos Sugiyama Masih Dipertahankan PBVSI

Ule.co.id – Timnas voli putri Indonesia gagal finis di posisi kedua SEA V Cup 2026 setelah kalah dari Filipina pada pertandingan terakhir leg kedua di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Thailand, Minggu (9/8/2026). Skuad Merah Putih harus mengakui keunggulan Filipina dengan skor 1-3 (13-25, 25-23, 19-25, 31-33). Hasil tersebut membuat Indonesia kembali menempati peringkat ketiga.

Sebelumnya, peluang Indonesia untuk masuk dua besar terbuka setelah meraih kemenangan atas Vietnam pada laga pertama. Tim asuhan Marcos Sugiyama juga mendapat keuntungan dari keputusan mengistirahatkan sejumlah pemain utama saat menghadapi Thailand. Pada pertandingan melawan Filipina, Mediol Stiovanny Yoku kembali tampil bersama Arsella Nuari Purnama, Ersandrina Devega Salsabila, Tisya Amallya Putri, dan libero Indah Guretno Dwi Margiani.

Baca juga:
Timnas Voli Putri Indonesia Bikin Media Vietnam Kebingungan Lihat Rotasi Aneh di Leg I SEA Womens V Cup 2026

Gagal capai target di SEA V Cup 2026, Marcos Sugiyama masih dipertahankan PBVSI, karena Marcos Sugiyama masih memiliki visi dan strategi yang baik untuk timnas voli putri Indonesia. Meskipun hasil SEA V Cup 2026 tidak sesuai dengan harapan, namun Marcos Sugiyama masih dipertahankan sebagai pelatih timnas voli putri Indonesia.

Timnas voli putri Filipina langsung mengambil kendali sejak set pertama. Pertahanan mereka sulit ditembus Indonesia berkat blok rapat di depan net. Tim Alas mencatat empat blok setelah berbalik unggul 13-11. Indonesia kemudian kehilangan momentum dan tertinggal 11-22 setelah Filipina meraih 12 poin berturut-turut.

Gagal capai target di SEA V Cup 2026, Marcos Sugiyama masih dipertahankan PBVSI, karena Marcos Sugiyama memiliki pengalaman dan kemampuan yang baik dalam melatih tim voli. Meskipun hasil SEA V Cup 2026 tidak sesuai dengan harapan, namun Marcos Sugiyama masih dipertahankan sebagai pelatih timnas voli putri Indonesia.

Baca juga:
Sekjen ASEAN PM Thailand Berkunjung di Tengah Kompleksitas Tantangan, Membahas Masa Depan ASEAN

Memasuki set kedua, Indonesia memberikan perlawanan yang jauh lebih keras. Aksi saling kejar poin terjadi sepanjang set. Setelah bergantian memimpin, Indonesia akhirnya menunjukkan mentalitas kuat di poin-poin kritis dengan mencetak dua angka beruntun untuk merebut set kedua, 25-23, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gagal capai target di SEA V Cup 2026, Marcos Sugiyama masih dipertahankan PBVSI, karena Marcos Sugiyama memiliki kemampuan yang baik dalam membaca permainan lawan dan membuat strategi yang tepat. Meskipun hasil SEA V Cup 2026 tidak sesuai dengan harapan, namun Marcos Sugiyama masih dipertahankan sebagai pelatih timnas voli putri Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *