analitik

Bumi Saham: IHSG Berpotensi Konsolidasi, Saham BUMI, ESSA hingga PSAB Jadi Rekomendasi

Ule.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal bergerak konsolidasi pada perdagangan hari ini. Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT J Resources Asia Pacific Tbk (PSAB) hingga PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) sebagai pilihan menarik.

Aanalisis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, tren utama IHSG dalam jangka pendek masih bullish selama indeks tidak turun di bawah level 6.300. Menurut dia, IHSG telah menembus level resistance 6.459 pada perdagangan sebelumnya.

Baca juga:
Gemuruh! Prabowo tak terima kekayaan RI diatur pihak asing, disambut teriakan ‘Lawan’ oleh DPR

Kondisi tersebut membuat IHSG semakin dekat dengan target Fibonacci berikutnya di level 6.545. “Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” tulis Ivan dalam risetnya.

Adapun level support IHSG berada di level 6.300, 6.212, 6.138 dan 6.020 sementara level resistance di level 6.545, 6.700 dan 6.835. Dalam bumi saham, support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu.

Sementara itu, PT Bumi Arsana Mulia mengumumkan kepemilikan saham dalam jumlah besar di perusahaan publik PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS). Setelah transaksi itu, dari sebelumnya 0 persen, Bumi Arsana Mulia, kini memegang 25,60% dari seluruh hak suara di PT Ancora Indonesia Resources.

Di sisi lain, Pluang mencatat jumlah investor saham Amerika Serikat (AS) yang aktif bertransaksi setiap bulan meningkat enam kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Pertumbuhan tersebut juga mulai terlihat di luar kota-kota metropolitan.

Sebanyak 38 persen investor saham AS di Pluang berasal dari kota sekunder dan tertier, sementara layanan Pluang kini telah menjangkau lebih dari 300 kota dan kabupaten di Indonesia. “Investor Indonesia kini jauh lebih mahir dalam menemukan peluang pertumbuhan baru. Dengan pola pikir yang lebih global, mereka mengejar peluang kelas dunia untuk melengkapi, bukan menggantikan, portofolio lokal mereka,” ujar Director of Marketing & Commercial Pluang Andreas Agung Hendrawan.

Pertumbuhan minat terhadap aset global juga tercermin dari dana kelolaan atau asset under management (AUM) saham dan ETF AS di Pluang yang meningkat 19 kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Pada kuartal I 2026, sekitar satu dari lima investor baru Pluang memulai investasi melalui kelas aset saham dan ETF AS.

Baca juga:
Mengenal Cuan di Berbagai Sektor: Dari Susu Jagung hingga Budidaya Udang

Sementara itu, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,69% di tengah 329 saham yang melemah pada penutupan perdagangan saham, Senin, (10/8/2026). Dari 11 sektor saham, hanya sektor saham transportasi yang menguat. Sektor saham transportasi melambung 6,21%.

Dalam bumi saham ini, investor perlu mencermati akan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6,371-6,390. Adapun level support IHSG berada di 6,319, 6,021. Sementara itu, level resistance berada di 6,454 dan 6,599.

Di tengah bumi saham yang terus bergerak, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Bakrie Capital Indonesia Tbk (BULL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Dalam bumi saham yang terus berkembang, investor harus selalu waspada dan memantau pergerakan bumi saham dengan seksama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *