analitik

Gempa Kolombia: Korban Tewas Bertambah, Pemerintah Tetapkan 3 Hari Berkabung

Ule.co.id – Gempa Kolombia yang terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026, telah menewaskan sedikitnya 265 orang, dengan 3.494 lainnya terluka dan 496 orang masih dinyatakan hilang. Gempa bermagnitudo 7,4 ini merupakan salah satu gempa paling mematikan di Kolombia sepanjang abad ini.

Presiden Kolombia, Abelardo De La Espriella, telah menetapkan tiga hari berkabung nasional sebagai tanda kesedihan dan penghormatan bagi para korban. Seluruh bendera nasional di gedung pemerintah dan kantor perwakilan diplomatik Kolombia di luar negeri akan dikibarkan setengah tiang selama tiga hari berturut-turut.

Baca juga:
Bom Kantor Polisi Kolombia Meledak, 10 Orang Terluka dalam Serangan di Cucuta

Gempa ini telah menyebabkan kerusakan luas pada rumah warga dan infrastruktur publik. Sebanyak 9.215 rumah hancur, sedangkan 45.457 lainnya mengalami kerusakan. Pemerintah telah menetapkan status bencana nasional untuk memperkuat pengerahan sumber daya dan koordinasi antarlembaga dalam menangani keadaan darurat.

Tim penyelamat terus melakukan pencarian di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Pereira dan Cali, dengan menggunakan alat berat, anjing pelacak, serta rantai manusia untuk mencari korban yang masih hilang. Upaya pencarian ini difokuskan pada mereka yang masih hilang, dan pemerintah berharap dapat menemukan sebanyak mungkin korban yang masih selamat.

Gempa Kolombia ini juga telah menarik perhatian internasional, dengan banyak negara menawarkan bantuan dan dukungan bagi pemerintah dan masyarakat Kolombia. Pemerintah Kolombia telah menerima bantuan dari beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Israel, Ekuador, dan El Salvador.

Dalam beberapa hari terakhir, korban gempa Kolombia terus bertambah, dan pemerintah terus berusaha untuk memperkuat upaya pencarian dan penyelamatan. Gempa Kolombia ini merupakan ujian pertama bagi pemerintahan baru Kolombia, dan pemerintah berharap dapat menangani keadaan darurat ini dengan efektif.

Baca juga:
Longsor Gunung Chongqing Tewaskan 51 Orang, 10 Korban Masih Hilang

Sebagai bagian dari upaya pemulihan, pemerintah Kolombia telah mengumumkan rencana untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak dan membangun kembali rumah-rumah yang hancur. Pemerintah juga berencana untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak gempa, termasuk bantuan makanan, air, dan tempat tinggal sementara.

Gempa Kolombia ini telah menyebabkan dampak yang signifikan pada masyarakat dan perekonomian negara. Namun, dengan upaya pencarian dan penyelamatan yang terus dilakukan, pemerintah berharap dapat meminimalkan dampak gempa dan membantu masyarakat Kolombia untuk pulih dari bencana ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *