Transfer Besar Tijjani Reijnders: Tinggalkan Manchester City, Gabung Al Qadsiah dengan Harga Rp1,26 Triliun
Ule.co.id – Tijjani Reijnders tinggalkan Manchester City, gabung Al Qadsiah dengan biaya Rp1,26 triliun [titlebase] menjadi berita utama musim panas 2026. Gelandang asal Belanda yang memiliki darah Indonesia ini menutup babak tiga musim di liga top Eropa dengan keputusan mengejutkan, mengakhiri kontrak tiga tahun 10 bulan yang masih tersisa di Etihad Stadium. Al Qadsiah, klub Liga Arab Saudi, membayar sekitar 61 juta euro atau setara Rp1,26 triliun untuk mendapatkan jasa pemain berusia 28 tahun tersebut, sekaligus menandatangani kontrak berdurasi lima musim.
Sebelum menapaki langkah ke Arab Saudi, Reijnders menorehkan prestasi signifikan di AC Milan. Pada musim 2023/2024 ia mencatat tiga gol dan empat assist dalam 36 penampilan, membantu Rossoneri finis di posisi kedua Serie A. Musim berikutnya, ia meningkatkan produktivitas menjadi sepuluh gol dan lima assist dalam 37 laga, meski tim hanya berakhir di peringkat kedelapan. Konsistensi tersebut menarik perhatian Manchester City, yang pada Juni 2025 mengontraknya dengan nilai transfer sekitar 54,9 juta euro (Rp1,14 triliun) dan kontrak lima tahun.
Namun, adaptasi di Premier League tidak berjalan mulus. Pada debutnya di musim 2025/2026, Reijnders mencetak lima gol dan dua assist dalam 28 pertandingan, namun menit bermainnya menurun drastis pada paruh kedua musim akibat persaingan ketat di lini tengah dan perubahan taktik pelatih baru Enzo Maresca. Meskipun demikian, ia tetap berkontribusi pada pencapaian Manchester City yang menempati posisi runner-up dan meraih dua trofi domestik, FA Cup serta Piala Liga.
Keputusan untuk meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan Al Qadsiah dipandang sebagai langkah strategis bagi kariernya. Transfer ini tidak hanya mengembalikan dana besar ke kantong City, tetapi juga memberi AC Milan keuntungan finansial tambahan. Klausul penjualan kembali mengharuskan City membayar bonus sekitar Rp287 miliar kepada Milan, sehingga total pengeluaran City untuk Reijnders mendekati Rp1,44 triliun. Di sisi lain, Milan memperoleh keuntungan bersih sekitar Rp1,15 triliun setelah mengurangkan biaya akuisisi awal sebesar Rp266,5 miliar.
Al Qadsiah mengumumkan kedatangan Reijnders sebagai bagian dari upaya memperkuat skuad mereka di Liga Arab Saudi. Klub berharap gelandang all‑action ini dapat meningkatkan kreativitas lini tengah dan membantu tim bersaing di kompetisi domestik serta turnamen Asia. Reijnders sendiri menyatakan apresiasi mendalam kepada Manchester City, menekankan bahwa pengalaman memenangkan trofi bersama klub Inggris tersebut akan selalu dikenangnya. Ia menambahkan, “Saya siap memberikan yang terbaik bagi Al Qadsiah dan berharap dapat kembali menunjukkan performa puncak.”
Statistik karier Reijnders di level internasional juga patut dicatat. Ia telah mengumpulkan lebih dari 35 caps bersama timnas Belanda dan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026. Perpindahan ke Liga Arab Saudi membuka peluang baru bagi pemain untuk memperluas eksposur di panggung Asia, sekaligus menambah daftar pemain Eropa yang memilih melanjutkan karier di Saudi Pro League.
Dengan nilai transfer sebesar Rp1,26 triliun, perpindahan ini menjadi salah satu transaksi termahal di bursa musim panas 2026. Para analis memprediksi bahwa kehadiran Reijnders akan meningkatkan daya tarik kompetisi Arab Saudi, sekaligus menambah nilai komersial bagi klub dan sponsor. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah perjalanan pemain keturunan Maluku ini tetap menjadi inspirasi, mengingat jejaknya yang kini melintasi tiga benua utama dalam karier profesionalnya.

