analitik

Sarwendah Bongkar Soal Debt Collector, Sarwendah Sebut Banyak Kebutuhan Anak Ditanggung Sendiri

PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Sarwendah kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap sejumlah hal terkait kehidupan pribadinya pasca-berpisah dengan Ruben Onsu. Dalam keterangannya, Sarwendah membahas kedatangan debt collector ke kediamannya hingga persoalan nafkah anak yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Pernyataan tersebut memicu beragam reaksi publik dan mendapat tanggapan dari pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang. Polemik yang melibatkan mantan pasangan selebritas itu pun kembali menjadi perhatian.

Baca juga:

Sarwendah Bongkar Soal Debt Collector saat berbicara dalam sebuah siaran langsung yang dilakukan dari rumahnya. Ia mengaku sempat didatangi sejumlah debt collector yang mencari sebuah kendaraan mewah, yakni Range Rover, yang disebut memiliki masalah pembayaran kredit.

Menurut Sarwendah, para penagih utang tersebut mendatangi rumahnya dengan alasan memperoleh informasi bahwa kendaraan tersebut berada di kediamannya. Namun, ia menegaskan bahwa mobil yang dimaksud tidak pernah berada di rumahnya.

“Ini pertama kalinya saya mengalami hal seperti itu,” ungkap Sarwendah dalam keterangannya yang kemudian ramai dibagikan di berbagai platform media sosial.

Kehadiran debt collector tersebut membuat Sarwendah merasa tidak nyaman. Ia menilai situasi itu cukup mengintimidasi, terlebih terjadi di tengah aktivitasnya yang sedang melakukan siaran langsung. Pengakuan tersebut kemudian memunculkan spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan bahwa Ruben Onsu memiliki keterkaitan dengan pinjaman online atau pinjol.

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, membantah keras tudingan yang berkembang. Ia menyatakan bahwa asumsi Ruben menggunakan layanan pinjaman online tidak memiliki dasar yang jelas.

Minola menegaskan bahwa Ruben Onsu selama ini dikenal sebagai publik figur yang memiliki berbagai lini usaha dan akses terhadap lembaga keuangan formal. Menurutnya, tudingan tersebut tidak masuk akal jika dilihat dari kondisi finansial kliennya.

Baca juga:

“Buktikan saja kalau memang Ruben ada pinjol. Pakai logika saja, karena hukum juga berbicara tentang logika. Mengapa harus pinjam ke pinjol jika ada akses ke perbankan?” ujar Minola.

Di sisi lain, Sarwendah Bongkar Soal Debt Collector tidak hanya terkait persoalan kendaraan yang dicari oleh penagih utang. Ia juga turut menyinggung isu nafkah anak yang beberapa waktu terakhir menjadi bahan perbincangan publik.

Sarwendah menegaskan bahwa rincian biaya yang pernah disampaikan kepada Ruben Onsu bukanlah keseluruhan kebutuhan anak-anak mereka. Ia menyebut masih banyak pengeluaran lain yang selama ini ditanggung menggunakan dana pribadinya.

Menurut Sarwendah, setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, ia merasa perlu memberikan penjelasan agar masyarakat tidak memperoleh informasi yang keliru mengenai pembagian tanggung jawab dalam membesarkan anak.

“Tidak semua biaya dibebankan kepada ayahnya. Ada banyak kebutuhan yang saya tanggung sendiri dan tidak dimasukkan dalam perhitungan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya sempat dianggap marah oleh sebagian warganet ketika diminta menjelaskan detail biaya nafkah anak. Sarwendah menilai, penjelasan yang ia sampaikan semata-mata untuk meluruskan persepsi publik.

Baca juga:

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa rincian kebutuhan yang diajukan kepada Ruben telah disesuaikan dengan porsi masing-masing sebagai orang tua. Bahkan, terdapat sejumlah pengeluaran yang sengaja tidak dimasukkan karena ia merasa memiliki kewajiban yang sama dalam memenuhi kebutuhan anak-anak.

Di tengah polemik yang berkembang, pihak Ruben Onsu juga menilai bahwa beberapa informasi yang beredar berpotensi mempermalukan kliennya di hadapan publik. Namun demikian, hingga saat ini belum ada langkah hukum yang diumumkan terkait pernyataan yang disampaikan kedua belah pihak.

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah memang kerap menarik perhatian masyarakat. Sebagai figur publik yang telah lama dikenal di industri hiburan Tanah Air, setiap perkembangan dalam kehidupan pribadi keduanya hampir selalu menjadi sorotan.

Sementara itu, publik masih menantikan kejelasan terkait isu kendaraan yang dicari debt collector serta bagaimana penyelesaian komunikasi antara kedua pihak mengenai tanggung jawab terhadap anak-anak mereka.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi tambahan yang menjelaskan asal-usul informasi mengenai keberadaan kendaraan tersebut di rumah Sarwendah. Begitu pula dengan isu pinjaman online yang masih sebatas dugaan dan telah dibantah secara tegas oleh kuasa hukum Ruben Onsu.

Kasus ini kembali menunjukkan bahwa persoalan rumah tangga figur publik dapat berkembang menjadi konsumsi publik, terutama ketika melibatkan isu finansial dan pengasuhan anak. Meski demikian, baik Sarwendah maupun Ruben Onsu sama-sama menegaskan pentingnya tetap mengedepankan kepentingan anak di tengah dinamika yang terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *