analitik

Pembunuh Bripka Fredi Awes di Yahukimo Ditindak: 2 Tertangkap, 2 Tewas Ditembak – Operasi Satgas Cartenz Mengungkap Jejak Pembunuh

Ule.co.id – Pembunuh Bripka Fredi Awes di Yahukimo ditindak: 2 pelaku ditangkap, 2 tewas ditembak [titlebase] menjadi sorotan utama setelah operasi gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) bersama Polres Yahukimo berhasil mengamankan empat tersangka terkait pembunuhan Brigadir Anumerta Fredi Lukas Awes di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kasatgas Gakkum ODC, Kombes Pol IGG Era Adhinata, menjelaskan bahwa penangkapan dimulai dengan penangkapan dua tersangka berinisial RM (18 tahun) dan DM (56 tahun), ayahnya, di Jalan Jenderal Sudirman km-1. Kedua orang tersebut dibawa ke Polres Yahukimo untuk pemeriksaan. Dari keterangan RM, tim berhasil mengidentifikasi dua tersangka lainnya, AU dan MP, yang kemudian ditangkap di sebuah rumah kost di Jalan Gunung pada 20 Agustus 2026.

Baca juga:
TNI Evakuasi Dua Korban Selamat Pascaserangan KKB di Tolikara, Operasi Pengamanan Diperkuat

Pembunuh Bripka Fredi Awes di Yahukimo ditindak: 2 pelaku ditangkap, 2 tewas ditembak [titlebase] kembali muncul ketika AU dan MP, setelah ditahan, memberi informasi tentang dua anggota KKB lainnya yang bersembunyi di kawasan Km-6 Logpon. Saat aparat bergerak menuju lokasi, kedua tersangka tersebut menolak tunduk, berusaha melarikan diri, dan melakukan perlawanan bersenjata. Akibat tindakan tegas polisi, AU dan MP tewas ditembak.

Dengan demikian, total lima orang kini menjadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan Bripka Fredi Awes. Kelima tersangka tersebut adalah RM, AU, MP, WG, dan RAU (alias AU). Polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam dan amunisi, yang diyakini dipakai dalam serangan terhadap Brigadir tersebut pada 20 Juli 2026.

Kasus ini menambah daftar aksi kriminal bersenjata (KKB) yang terjadi di Papua Pegunungan. KKB Kodap III Ndugama Derakma Batalyon Wesem, dipimpin oleh Nabianus, diduga menjadi dalang utama di balik pembunuhan tersebut. Pemerintah daerah dan aparat keamanan menegaskan komitmen mereka untuk menindak tegas setiap aksi kekerasan yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.

Satgas Operasi Damai Cartenz, yang dibentuk khusus untuk menanggulangi konflik bersenjata di wilayah Papua, menyatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memutus jaringan KKB. Kombes Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, menambahkan bahwa proses penyidikan masih berjalan, dan tim akan terus mengembangkan intelijen untuk menangkap sisa anggota KKB yang masih menghilang.

Baca juga:
Demo pecah di Waena, aparat dan massa sama-sama terluka: Ketegangan Memuncak di Jayapura

Dalam pernyataan resmi, Kepala Kepolisian Daerah Papua menegaskan bahwa semua proses hukum akan dijalankan secara transparan dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Keluarga Bripka Fredi Awes berharap kasus ini dapat selesai dengan adil, sekaligus meminta agar aparat terus melindungi petugas keamanan yang beroperasi di daerah rawan konflik.

Operasi penangkapan ini juga menunjukkan koordinasi yang baik antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo. Kedua lembaga tersebut berhasil mengumpulkan bukti, mengamankan tersangka, dan menindak tegas para pelaku yang berusaha melarikan diri. Upaya ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi kelompok KKB yang masih aktif di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *