analitik

Houthis Bab al-Mandeb Kuasai Pantai Laut Merah Yaman, Tekanan pada Jalur Pengiriman Global – Laporan al jazira

Ule.co.id – Menurut laporan al jazira, pasukan Houthi yang didukung Iran berhasil menguasai wilayah strategis di sepanjang pantai Laut Merah Yaman, termasuk kota pelabuhan Mocha dan seluas Selat Bab al-Mandeb. Penaklukan ini menandai langkah cepat kelompok bersenjata tersebut dalam memperluas kontrol atas jalur laut utama yang menghubungkan Teluk Aden dengan Laut Merah.

Serangan dimulai pada dini hari Kamis, ketika pasukan Houthi mencapai kota al-Makha (Mocha) dan melanjutkan pergerakan ke pulau-pulau kecil di sekitar Selat Bab al-Mandeb, seperti Pulau Mayyun (Perim). Pemerintah Yaman melaporkan penarikan pasukannya dari daerah tersebut setelah menghadapi tekanan militer yang tak terhindarkan. Sumber lapangan menyebutkan bahwa kamp Al-Omari yang mengawasi selat juga berada di bawah kendali Houthi.

Baca juga:
Spanyol Sebut Hampir Semua Imigran yang Masuki Ceuta Pulang ke Maroko

Selat Bab al-Mandeb merupakan gerbang selatan Laut Merah dan menjadi jalur alternatif penting bagi kapal-kapal yang menghindari Selat Hormuz, terutama sejak konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu ketidakstabilan di wilayah tersebut. Sekitar satu per lima pengiriman energi dunia pernah melintasi rute ini sebelum perang dimulai. Dengan penguasaan baru ini, Houthis Bab al-Mandeb dapat memengaruhi arus perdagangan internasional, meningkatkan risiko penundaan atau penambahan biaya pengapalan.

Reaksi internasional pun cepat muncul. Menteri Luar Negeri Belgia mengutuk serangan Houthi sebagai “eskalasi berbahaya” dan menyerukan tindakan bersama untuk melindungi kebebasan navigasi. Di sisi lain, Ketua Dewan Perwakilan Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan dukungan moral bagi rakyat Yaman, menegaskan bahwa keberanian mereka akan membawa kemenangan, sebagaimana dikutip dalam laporan al jazira. Pernyataan ini menambah dimensi geopolitik, mengingat Iran telah lama menjadi pendukung utama gerakan Houthi.

Kenaikan harga energi yang terjadi bersamaan memperparah situasi. Harga diesel di Amerika Serikat melampaui US$6 per galon, sementara harga minyak mentah diproyeksikan menutup di atas US$100 per barel, level tertinggi sejak pertengahan Mei. Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan bahwa gangguan di Selat Bab al-Mandeb dapat menurunkan pasokan minyak global lebih dari perkiraan awal, memperpanjang dampak konflik AS‑Iran hingga tahun 2027.

Pemerintah Yaman, yang diakui secara internasional, menegaskan bahwa situasi di Bab al-Mandeb bukan hanya masalah domestik, melainkan isu regional dan global. Ketua Dewan Kepemimpinan Presidensial Yaman, Rashad al‑Alimi, meminta intervensi internasional untuk menghentikan aksi Houthi dan memastikan keamanan jalur pelayaran. Ia menekankan bahwa selat tersebut tidak boleh menjadi “Selat Hormuz kedua” atau mengubah Yaman menjadi “Iran lain”.

Baca juga:
Menlu Spanyol Tuntut Solidaritas Uni Eropa di Krisis Migrasi Ceuta, Mencari Solusi Bersama

Selain tekanan ekonomi, situasi ini menimbulkan kekhawatiran keamanan maritim. Kapal-kapal dagang melaporkan peningkatan inspeksi dan ancaman serangan di sekitar area yang kini dikuasai Houthi Bab al-Mandeb. Beberapa perusahaan pelayaran mempertimbangkan rute alternatif melalui Terusan Suez yang lebih panjang, meningkatkan biaya logistik secara signifikan.

Sejumlah negara NATO dan sekutu Barat tengah meninjau opsi penempatan kapal patroli tambahan di Laut Merah untuk menjamin kebebasan navigasi. Namun, upaya diplomatik masih menjadi prioritas utama, mengingat potensi eskalasi militer dapat memperluas konflik ke wilayah lain di Timur Tengah.

Dengan kontrol penuh atas Selat Bab al-Mandeb, Houthis Bab al-Mandeb kini memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam negosiasi politik dan militer. Pengaruh mereka terhadap jalur perdagangan global menambah beban pada upaya stabilisasi energi dunia, sekaligus menyoroti pentingnya koordinasi internasional dalam menghadapi ancaman keamanan maritim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *