analitik

Ketegangan Memanas, Israel Dituding Bajak Sumud Flotilla Menuju Gaza

ANKARA,Ule.co.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Turki menuding Israel melakukan tindakan pembajakan terhadap Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza.

Pemerintah Turki mengutuk intervensi pasukan Israel terhadap Sumud Flotilla di perairan internasional dan menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional serta prinsip kemanusiaan.

Baca juga:

“Kami mengutuk intervensi pasukan Israel di perairan internasional terhadap Armada Bantuan Kemanusiaan Sumud, yang diselenggarakan untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, yang merupakan tindakan pembajakan baru,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki, Senin.

Turki Sebut Penyerangan Sumud Flotilla sebagai Tindakan Barbar

Pemerintah Turki menilai tindakan Israel terhadap Sumud Flotilla merupakan bentuk intimidasi terhadap solidaritas internasional untuk rakyat Palestina.

Ankara juga mendesak Israel segera menghentikan pencegatan terhadap armada bantuan tersebut dan membebaskan seluruh peserta yang ditahan tanpa syarat.

Kepala Komunikasi Kepresidenan Turki, Burhanettin Duran, mengatakan tindakan Israel terhadap Sumud Flotilla merupakan aksi yang tidak dapat dibenarkan karena menyasar inisiatif sipil dari aktivis kemanusiaan berbagai negara.

Menurut Duran, para aktivis yang berada di atas armada itu berasal dari sekitar 40 negara dan bertujuan memecah blokade Gaza sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina.

Ia menyebut tindakan Israel sebagai aksi “barbarisme dan amoral” yang bertentangan dengan hukum internasional serta nilai-nilai kemanusiaan global.

“Komunitas internasional, terutama negara-negara yang warganya berada di atas armada tersebut, harus memastikan keselamatan warga sipil dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab berdasarkan hukum internasional,” kata Duran.

Baca juga:

Sumud Flotilla Berangkat dari Barcelona Bawa Bantuan Gaza

Sumud Flotilla diketahui berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15 April 2026 dengan membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza.

Armada tersebut dibentuk sebagai bentuk solidaritas internasional terhadap warga Palestina yang masih menghadapi blokade dan krisis kemanusiaan berkepanjangan di Gaza.

Namun perjalanan Sumud Flotilla dilaporkan beberapa kali menghadapi intervensi dari pasukan Israel.

Pada malam 29 hingga 30 April 2026, para aktivis menyebut kapal mereka dicegat di dekat Pulau Kreta. Dalam insiden itu, pasukan Israel dituding merusak mesin serta sistem navigasi kapal sebelum meninggalkan lokasi.

Situasi kembali memanas pada Senin ketika penyelenggara menyatakan Sumud Flotilla kembali dikepung kapal perang Israel di perairan internasional.

Menurut laporan penyelenggara, armada bantuan tersebut menghadapi upaya pencegatan paksa sekitar 250 mil laut dari pesisir Gaza.

Turki Ambil Langkah untuk Evakuasi Warganya

Pemerintah Turki menegaskan terus mengambil langkah diplomatik dan konsuler guna memastikan keselamatan warga negaranya yang berada di dalam Sumud Flotilla.

Baca juga:

Burhanettin Duran mengatakan otoritas Turki terus berkoordinasi untuk menjamin proses pemulangan warga Turki dan peserta lainnya dapat dilakukan dengan aman.

Ankara juga menilai tindakan terhadap Sumud Flotilla menunjukkan meningkatnya ketegangan di kawasan sekaligus memperlihatkan rapuhnya situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Turki selama ini menjadi salah satu negara yang paling vokal mengkritik operasi militer Israel di Gaza dan mendukung pengiriman bantuan internasional untuk warga Palestina.

Pemerintah Turki menegaskan bahwa berbagai bentuk intimidasi terhadap Sumud Flotilla tidak akan menghentikan solidaritas internasional terhadap rakyat Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan.

Insiden terbaru ini diperkirakan kembali memicu tekanan internasional terhadap Israel terkait kebijakan blokade Gaza dan penanganan terhadap misi bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *