analitik

Istighosah HUT Kemerdekaan 2026 di Sukamara: Memperkuat Silaturahmi Pemerintah dan Masyarakat

Ule.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar istighosah dan doa bersama yang menonjolkan upaya Memperkuat Silaturahmi Pemerintah dan Masyarakat. Acara yang dilaksanakan di Balai Desa Sukamara ini sekaligus menjadi wadah untuk meneguhkan komitmen bersama antara pejabat daerah, tokoh agama, dan warga setempat dalam menyongsong masa depan yang lebih harmonis.

Bupati Sukamara, H. Masduki, hadir bersama Wakil Bupati Nur Efendi, Forkopimda, serta unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sukamara. Di samping itu, sekretaris daerah, para kepala kantor dan dinas, alim ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat turut berpartisipasi. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam rangka menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan daerah.

Baca juga:
Realisasi Program Pemkab Murung Raya Ditargetkan Capai 80 Persen, DPRD Beri Dukungan

“Istighosah dan doa bersama menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan Kabupaten Sukamara. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Bupati Masduki. Ia menambahkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan dan ulama terdahulu harus terus dijaga melalui pengabdian nyata kepada masyarakat.

Masduki menyoroti bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak lepas dari pengorbanan para pendahulu. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT Kemerdekaan sebagai ajang refleksi, rasa syukur, serta sarana memperkuat persatuan, kerukunan, dan toleransi. Semangat gotong royong, menurutnya, menjadi pilar penting dalam mendukung program pembangunan Kabupaten Sukamara.

Doa bersama yang dipimpin oleh para alim ulama tersebut berisi harapan agar daerah dan seluruh masyarakat senantiasa diberikan keamanan, kesehatan, keselamatan, serta keberkahan. Bupati menegaskan, “Melalui doa bersama ini, Pemkab Sukamara berharap daerah dan seluruh masyarakat dijauhkan dari berbagai musibah dan marabahaya.” Harapan tersebut selaras dengan tujuan jangka panjang pemerintah daerah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca juga:
Implementasi Raperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah Bergantung pada Kesiapan Anggaran

Selain aspek spiritual, istighosah ini juga menjadi forum dialog terbuka antara pemerintah dan warga. Beberapa isu yang diangkat meliputi peningkatan infrastruktur jalan, akses layanan kesehatan, serta program pendidikan berbasis teknologi. Pemerintah menanggapi dengan menyatakan komitmen untuk mempercepat realisasi proyek prioritas, sekaligus mengundang partisipasi aktif masyarakat dalam proses monitoring dan evaluasi.

Dengan menekankan pentingnya Memperkuat Silaturahmi Pemerintah dan Masyarakat, acara ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengintegrasikan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial. Keberhasilan istighosah dan doa bersama di Sukamara menjadi bukti bahwa sinergi antara institusi resmi dan elemen masyarakat dapat menghasilkan kebijakan yang lebih responsif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *