Kebakaran di Pasar Blok R Kapuas, 5 Kios Hangus Dilalap Api, 8 Jiwa Terdampak
Kuala Kapuas, Ule.co.id – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Anggrek RT 07, Kompleks Pasar Blok R, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Selasa pagi (14/4/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.08 WIB itu menghanguskan sejumlah bangunan kios yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal.
Informasi awal dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Kapuas. Api dengan cepat menjalar di deretan bangunan semi permanen yang berdempetan, memperparah kondisi di lokasi kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S. Pandingan, mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut berdampak pada pemilik maupun penyewa kios.
“Sejumlah bangunan toko atau kios yang juga digunakan sebagai tempat tinggal dilaporkan hangus terbakar,” ujarnya di Kuala Kapuas.
Delapan Jiwa Terdampak
Dalam peristiwa ini, total delapan jiwa terdampak, terdiri dari pemilik dan penyewa kios. Dari pihak pemilik, terdapat lima jiwa yang teridentifikasi, yakni Niah, Ilmi, Toni Lawe, dan Norsinah.
Sementara dari pihak penyewa, tercatat tiga kepala keluarga (KK) dengan total lima jiwa ikut terdampak. Rinciannya, satu keluarga beranggotakan dua jiwa atas nama Arbayah mengalami kerusakan berat, satu keluarga satu jiwa atas nama Jarniah atau Julaidi juga mengalami kerusakan berat, serta satu keluarga beranggotakan tiga jiwa atas nama M. Hilmi mengalami kerusakan ringan.
Lima Kios Terdampak, Empat Rusak Berat
Dari hasil pendataan sementara, sebanyak lima unit kios terdampak dalam kejadian ini. Empat unit di antaranya mengalami kerusakan berat akibat dilalap api, sementara satu unit lainnya mengalami kerusakan ringan.
Bangunan tersebut diketahui milik beberapa warga, di antaranya Niah, Toni Lawe, dan Norsinah. Sebagian kios memang disewakan kepada warga lain, sehingga saat kebakaran terjadi, penghuni yang terdampak tidak hanya pemilik, tetapi juga penyewa.
Kerugian material diperkirakan cukup besar, mengingat fungsi ganda bangunan sebagai tempat usaha sekaligus hunian.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum ada keterangan resmi terkait sumber api, apakah berasal dari korsleting listrik, aktivitas dapur, atau faktor lainnya.
Namun, kondisi permukiman yang padat dan struktur bangunan yang mudah terbakar diduga menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api.
Respons Cepat Tim Gabungan
Begitu laporan diterima, tim gabungan dari pemadam kebakaran bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Kapuas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Upaya pemadaman berlangsung intensif hingga api berhasil dikendalikan. Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pendinginan guna mencegah potensi kebakaran susulan.
BPBD juga melakukan pendataan terhadap korban terdampak serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan setempat untuk langkah penanganan lanjutan.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kebakaran terjadi di kawasan padat dan berlangsung cukup cepat, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Namun demikian, sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan sumber penghasilan akibat kebakaran tersebut.
Imbauan Waspada Kebakaran
Atas peristiwa ini, Pangeran S. Pandingan menyampaikan keprihatinannya kepada para korban. Ia juga kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk.
“Perlu kehati-hatian dalam penggunaan listrik maupun api di lingkungan tempat tinggal, agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Kebakaran di kawasan permukiman seperti Pasar Blok R menjadi pengingat bahwa risiko bencana dapat terjadi kapan saja, terutama di area dengan kepadatan tinggi dan infrastruktur yang rentan. Upaya mitigasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci untuk meminimalkan dampak yang lebih besar di masa mendatang.

