analitik

Sidak Malam Hari: Fairid Pastikan 4 Puskesmas Palangka Raya Siaga 24 Jam Layani Pasien ISPA

Ule.co.id – Sidak Malam Hari Fairid Pastikan 4 Puskesmas Palangka Raya Siaga 24 Jam Layani Pasien ISPA menjadi sorotan utama ketika Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, turun langsung melakukan inspeksi mendadak pada malam hari. Tindakan ini bertujuan memastikan layanan kesehatan tidak terhenti di tengah ancaman kabut asap dan kebakaran hutan yang dapat memperburuk gangguan pernapasan masyarakat.

Kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Tengah kini tengah bergulat dengan kondisi udara yang dipengaruhi asap tebal serta potensi kebakaran hutan (karhutla). Kondisi tersebut meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma. Pemerintah daerah menyiapkan serangkaian langkah mitigasi, termasuk memperkuat layanan medis 24 jam di fasilitas kesehatan primer.

Baca juga:
PT SMM Dukung Germas Wujudkan Pola Hidup Sehat di Dusun Teluk

Pada Selasa (25/8/26) malam, Fairid bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengunjungi tiga puskesmas: Menteng, Pahandut, dan Kereng Bangkirai. Inspeksi tidak sekadar memeriksa kebersihan atau kelengkapan peralatan, melainkan memastikan petugas yang dijadwalkan pada shift malam benar‑benar hadir, ruang IGD berfungsi, dan persediaan oksigen tersedia. Fairid menekankan, “Kami tidak hanya mengecek kertas jadwal, melainkan memastikan setiap tenaga medis siap melayani kapanpun dibutuhkan warga.”

Empat puskesmas yang secara resmi ditetapkan untuk melayani secara nonstop adalah Puskesmas Pahandut, Puskesmas Menteng, Puskesmas Kereng Bangkirai, dan Puskesmas Tangkiling. Keempat fasilitas ini dilengkapi dengan ruang gawat darurat (IGD) yang tetap buka 24 jam, tim medis yang siap siaga, serta pasokan oksigen yang cukup untuk menanggulangi kasus ISPA yang memerlukan perawatan intensif.

Sementara itu, Pemko Palangka Raya menyiapkan total sebelas puskesmas sebagai jaringan pendukung dalam menghadapi dampak karhutla, termasuk Puskesmas Tangkiling, Rakumpit, Jekan Raya, Bukit Hindu, Menteng, Marina Permai, Kereng Bangkirai, Kalampangan, Panarung, Pahandut, dan Kayon. Namun, hanya empat di antaranya yang diinstruksikan untuk beroperasi 24 jam, sesuai kebijakan yang dirancang untuk mengoptimalkan sumber daya manusia dan logistik di tengah situasi darurat.

Fairid menambahkan bahwa kesiapan layanan tidak boleh hanya menjadi agenda di atas kertas. “Petugas, dokter jaga, ambulans, dan persediaan oksigen harus tersedia secara nyata ketika masyarakat datang,” ujarnya. Ia juga mengingatkan warga, khususnya yang memiliki riwayat asma atau penyakit pernapasan kronis, untuk tidak menunda pemeriksaan dan segera mencari pertolongan bila mengalami gejala sesak napas atau batuk berat.

Sidak Malam Hari Fairid Pastikan 4 Puskesmas Palangka Raya Siaga 24 Jam Layani Pasien ISPA juga menjadi indikator bahwa hingga saat inspeksi, belum ada laporan kematian akibat ISPA di kota tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa upaya preventif dan respons cepat dari pihak berwenang dapat menurunkan angka mortalitas terkait gangguan pernapasan pada masa krisis udara.

Baca juga:
ISPA Palangka Raya Tertinggi se-Kalteng: Wali Kota Tegaskan Jangan Salahkan Kabut Asap

Langkah-langkah lanjutan meliputi pemantauan kualitas udara secara real‑time, penyuluhan kepada masyarakat tentang cara melindungi diri dari partikel berbahaya, serta koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengendalikan sumber asap. Pemerintah kota juga menyiapkan tim relawan kesehatan yang dapat membantu mengidentifikasi kasus ISPA di wilayah yang paling terdampak.

Dengan adanya layanan 24 jam di empat puskesmas utama, diharapkan beban pada rumah sakit besar dapat diminimalisir, sehingga pasien yang memerlukan perawatan lanjutan dapat dirujuk dengan lebih cepat. Keberlanjutan program ini akan terus dievaluasi melalui sidak rutin, baik pada siang maupun malam hari, untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Secara keseluruhan, Sidak Malam Hari Fairid Pastikan 4 Puskesmas Palangka Raya Siaga 24 Jam Layani Pasien ISPA menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menjaga kesehatan publik di tengah tantangan lingkungan. Upaya ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain yang menghadapi situasi serupa, mengingat pentingnya kesiapan layanan kesehatan primer dalam mengurangi dampak kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang akibat polusi udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *