Ketua Umum Agustiar Sabran: PB Percasi Berpusat Pada Empat Pilar Utama
PALANGKA RAYA, Ule.co.id – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) masa bakti 2026-2030, Agustiar Sabran, mengumumkan bahwa kepengurusan PB Percasi pada masa kepemimpinannya berpusat pada empat pilar utama. Pilar-pilar utama tersebut adalah kemajuan catur di tingkat nasional, kemajuan catur di tingkat internasional, pengembangan sumber daya manusia, dan pengembangan infrastruktur catur di Indonesia.
Agustiar Sabran menjelaskan bahwa keempat pilar utama ini sangat penting untuk mencapai visi dan misi PB Percasi. Dengan demikian, PB Percasi dapat meningkatkan kemampuan catur di Indonesia dan meningkatkan reputasi Indonesia di tingkat internasional.
Pada masa kepemimpinannya, Agustiar Sabran berencana untuk meningkatkan kualitas catur di Indonesia melalui berbagai program dan kegiatan. Program-program tersebut antara lain meliputi pelatihan catur bagi pemain muda, pengembangan infrastruktur catur di Indonesia, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang catur.
Agustiar Sabran juga berencana untuk meningkatkan kemampuan catur Indonesia di tingkat internasional melalui berbagai kegiatan, seperti mengikuti kompetisi catur internasional dan mengembangkan kerja sama dengan organisasi catur internasional.
Menurut Agustiar Sabran, keempat pilar utama ini akan menjadi dasar untuk mencapai visi dan misi PB Percasi. Dengan demikian, PB Percasi dapat meningkatkan kemampuan catur di Indonesia dan meningkatkan reputasi Indonesia di tingkat internasional.
Ketua Umum Agustiar Sabran PB Percasi berpusat pada empat pilar utama ini merupakan langkah besar untuk meningkatkan kemampuan catur di Indonesia. Dengan demikian, PB Percasi dapat meningkatkan kemampuan catur di Indonesia dan meningkatkan reputasi Indonesia di tingkat internasional.
Agustiar Sabran berharap bahwa keempat pilar utama ini akan menjadi kekuatan untuk mencapai visi dan misi PB Percasi. Dengan demikian, PB Percasi dapat meningkatkan kemampuan catur di Indonesia dan meningkatkan reputasi Indonesia di tingkat internasional.

