Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Desak Sopir Alphard Arogan yang Terlibat Cekcok Disanksi Tegas
Ule.co.id – Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas. Kasus cekcok antara satpam dan sopir Alphard di Bundaran HI, Jakarta Pusat, telah menarik perhatian publik. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut membela satpam yang dituding arogan oleh sopir Alphard.
Menurut Pramono Anung, satpam Vicol telah melakukan tindakan yang tepat dengan menegur sopir Alphard yang menerobos lampu merah. Ia menegaskan bahwa tindakan arogan dari sopir Alphard tidak dapat diterima dan harus disanksi tegas.
Kasus ini bermula ketika satpam Vicol menegur sopir Alphard yang menerobos lampu merah di Bundaran HI. Sopir Alphard kemudian marah dan terlibat cekcok dengan satpam Vicol. Video cekcok tersebut kemudian viral di media sosial dan menarik perhatian publik.
Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas. Ia menegaskan bahwa tindakan satpam Vicol telah sesuai dengan prosedur dan tidak ada tindakan arogan dari pihak satpam.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan bahwa kasus cekcok antara satpam dan sopir Alphard telah diselesaikan secara kekeluargaan. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti tindakan arogan dari sopir Alphard dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas. Kasus ini telah menarik perhatian publik dan menunjukkan bahwa tindakan arogan dari sopir Alphard tidak dapat diterima.
Menurut kuasa hukum satpam Vicol, Wiradarma Harefa, kasus cekcok antara satpam dan sopir Alphard telah diselesaikan secara kekeluargaan. Ia menegaskan bahwa pihak satpam telah melakukan tindakan yang tepat dan tidak ada tindakan arogan dari pihak satpam.
Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas. Kasus ini telah menarik perhatian publik dan menunjukkan bahwa tindakan arogan dari sopir Alphard tidak dapat diterima.
Kesimpulan, kasus cekcok antara satpam dan sopir Alphard di Bundaran HI telah menarik perhatian publik. Pramono Anung bela satpam Vicol, desak sopir Alphard arogan yang terlibat cekcok disanksi tegas. Kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan, namun pihak kepolisian akan menindaklanjuti tindakan arogan dari sopir Alphard.

