Tes Akademik dan Bahasa Inggris Standar Olimpiade, Tantangan Baru bagi Calon Taruna Akpol
Ule.co.id – Proses seleksi calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2026 memasuki babak baru dengan penerapan tes akademik dan bahasa Inggris yang setara dengan standar olimpiade. Tes ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas rekrutmen anggota Polri. Dalam tes tersebut, para calon taruna dihadapkan pada soal-soal yang lebih kompleks dan menantang, termasuk soal matematika yang memerlukan analisis lanjutan.
Menurut M Aqil Ananda Arifin, peserta asal Kepulauan Riau, kualitas soal ujian di seleksi Akpol sangat bagus dan ketat. "Kualitas soal ujian di sini sangat bagus dan sangat ketat regulasinya. Setelah peserta selesai ujian, hasilnya langsung terlihat di komputer. Kualitas seleksi peserta transparan dan ketat," katanya.
Sementara itu, Muhammad Hafiz Ridwan, calon taruna asal Jakarta Selatan, mengaku kesulitan mengerjakan soal-soal ujian tersebut. Meskipun telah mempersiapkan diri sejak kelas 10, Hafiz merasa bahwa tes Akpol sangat sulit. "Saya merasa untuk persiapan Akpol ini cukup sangat sulit. Karena dari kelas 10 saya mulai latihan psikologi, latihan jasmani, latihan akademik. Di (seleksi) tingkat panitia daerah, saya peringkat 4, di pusat agak turun nih. Saya juga tidak tahu kenapa ini sangat sulit tesnya," tuturnya.
Di lain pihak, Ghyna Islamiati Ramly, calon taruna asal Palu, Sulawesi Tengah, mengaku terkejut dengan tingkat kesulitan soal bahasa Inggris di tes Akpol. Meskipun telah berpengalaman dalam lomba bahasa Inggris saat SMP, Ghyna merasa bahwa soal-soal bahasa Inggris di tes Akpol sangat sulit. "Untuk di pusat sendiri ada tambahan bahasa Inggris, saya dalam bahasa Inggris merasa tesnya sangat sulit. Padahal SMP itu saya sering ikut lomba-lomba bahasa Inggris," katanya.
Tes akademik dan bahasa Inggris standar olimpiade ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kualitas rekrutmen anggota. Dengan demikian, diharapkan bahwa calon taruna Akpol yang lolos seleksi memiliki kemampuan akademik dan bahasa Inggris yang memadai untuk menjalankan tugas kepolisian dengan efektif.
Selain itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga telah menetapkan jadwal resmi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. TKA merupakan salah satu tes terstandar yang akan mengukur capaian akademik murid secara objektif. Tes ini juga sebagai alat pemetaan mutu pendidikan dan menyetarakan hasil belajar dari berbagai jalur pendidikan.
Bagi siswa kelas XII SMA/SMK/sederajat, TKA merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, siswa perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tes tersebut. Dengan demikian, diharapkan bahwa siswa dapat meraih hasil yang memuaskan dan memenuhi syarat untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Dalam proses seleksi calon taruna Akpol dan TKA, tes menjadi salah satu komponen penting untuk menilai kemampuan dan kualitas calon. Dengan demikian, diharapkan bahwa hasil tes dapat membantu dalam proses seleksi dan penempatan yang tepat bagi calon taruna Akpol dan siswa yang akan melanjutkan pendidikan.

