Alavés vs Villarreal: Kemenangan Tipis 1-0 Buka Babak Awal Historis di LaLiga
Ule.co.id – Dalam laga pekan ketiga LaLiga, Deportivo Alavés berhasil mengalahkan Villarreal CF dengan skor 1-0, menandai babak awal yang menjanjikan dalam duel alavés vs villarreal. Gol penentu datang dari Lucas Boyé pada menit ke-30 setelah serangan balik cepat, sementara kiper Antonio Sivera menampilkan penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan tim.
Keberhasilan ini menambah poin Alavés menjadi tujuh dari sembilan kemungkinan, menempatkan mereka di puncak klasemen sementara. Pencapaian tersebut belum pernah terjadi dalam 25 tahun terakhir; terakhir kali klub mengawali musim dengan total poin serupa pada musim 2001/2002 dan bahkan lebih lama pada debut mereka di Primera División pada 1930/31.
Pelatih Quique Sánchez Flores mengungkapkan kebahagiaannya setelah kemenangan: “Kami bermain dengan kebahagiaan, antusiasme, dan tanpa rasa takut. Menang melawan Villarreal memberi kami kepercayaan diri untuk melanjutkan performa ini.” Sementara itu, kapten Antonio Sivera, yang juga menjadi tokoh penting di lini belakang, menerima kartu kuning pada menit ke-45 setelah terlibat dalam duel sengit dengan pemain Villarreal.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Alavés dalam hal efisiensi. Meskipun penguasaan bola hanya sekitar 30%, tim berhasil memanfaatkan peluang terbatas menjadi satu gol. Villarreal, di sisi lain, mencatat 369 operan hingga jeda babak pertama, namun gagal menembus pertahanan rapat yang dipimpin oleh Sivera dan bek tengah Finlandia, Koski.
Selain gol Boyé, kontribusi penting datang dari pemain sayap Ángel Pérez yang terus mengancam sisi kanan pertahanan Villarreal. Ia memberikan assist kepada Boyé dan terus menekan lini belakang lawan. Di lini tengah, Antonio Blanco mengubah alur permainan menjadi serangan, sementara pemain asal Argentina, Lucas Boyé, menunjukkan kemampuan fisik dan penempatan yang tepat di kotak penalti.
Villarreal tidak tinggal diam; mereka menekan dengan serangan balasan, terutama melalui Gerard Moreno yang hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-70, namun tembakan kerasnya meleset. Pemain asal Perancis, Nicolas Pépé, juga menerima kartu kuning, menambah tekanan pada tim tamu.
Sejumlah pergantian strategis terjadi pada babak kedua. Alavés menggantikan Lucas Boyé dengan Aitor Mañas pada menit ke-70, sementara Villarreal menukar Gerard Moreno dengan Ilias Akhomach. Meskipun perubahan tersebut tidak mengubah hasil akhir, mereka menunjukkan niat kedua tim untuk mencari celah di pertahanan lawan.
Keberhasilan alavés vs villarreal ini tidak lepas dari sejarah panjang klub. Pada musim 1930/31, Alavés berhasil mengamankan poin penting melalui kemenangan melawan Arenas de Guecho (3-2) dan Español (4-1), serta hasil imbang melawan Real Sociedad (2-2). Pada musim 2001/02, di bawah asuhan José Manuel Esnal Mané, tim memulai musim dengan tiga hasil positif (menang dua, imbang satu) dan akhirnya finis di posisi ketujuh, mengukir tempat di kompetisi Eropa.
Dengan momentum ini, harapan besar menyelimuti pendukung Alavés yang kini menantikan kelanjutan performa impresif. Sementara itu, Villarreal harus mengevaluasi taktik mereka dan memperbaiki pertahanan untuk menghindari kekalahan serupa di pertandingan-pertandingan berikutnya.

