Celta Raih Kemenangan 1-0 atas Málaga dan Sambut Kontrak 50 Tahun Stadion Balaídos
Ule.co.id – Dalam laga lanjutan LaLiga musim ini, celta berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 melawan Málaga di Estadio Abanca-Balaídos, sekaligus menjadi sorotan utama saat klub resmi menandatangani perjanjian konsesi stadion selama 50 tahun yang dapat diperpanjang hingga 75 tahun. Kemenangan ini menambah catatan positif tim di babak awal kompetisi, sementara kesepakatan stadion menandai babak baru dalam sejarah klub dan kota Vigo.
Pertandingan yang berlangsung pada Jumat malam dimenangkan berkat gol tunggal pada menit ke-75 melalui aksi Pedro Luis Alonso, yang memanfaatkan umpan terobosan Jorge Garrido. Gol tersebut memastikan celta tetap unggul hingga peluit akhir, meski Málaga sempat menekan dengan serangan balasan. Statistik pertandingan menunjukkan celta menguasai 46% penguasaan bola, menembakkan 12 tembakan ke gawang, sementara lawan mencatat 54% penguasaan dan 8 tembakan.
Di sela-sela aksi di lapangan, suasana di stadion menjadi lebih meriah ketika Presiden RC Celta de Vigo, Marián Mouriño, bersama Walikota Vigo, Abel Caballero, menandatangani perjanjian administratif yang memberikan hak penggunaan stadion selama lima puluh tahun, dengan opsi perpanjangan hingga tujuh puluh lima tahun. Upacara penandatanganan berlangsung tepat sebelum kickoff, menandai momen bersejarah bagi kedua belah pihak.
Dalam simbolik yang mengikat, Mouriño menyerahkan sebuah model eksklusif Stadion Balaídos kepada Caballero sebagai tanda persahabatan dan komitmen bersama. Model tersebut menegaskan hubungan erat antara klub, fasilitas, dan warga Vigo, sekaligus menandai ambisi klub untuk menjadikan Balaídos bukan hanya arena sepak bola, tetapi juga pusat kegiatan sosial, budaya, dan hiburan.
Kesepakatan ini memberikan celta kontrol penuh atas fasilitas stadion, memungkinkan pengembangan infrastruktur modern, peningkatan kenyamanan penonton, dan penyelenggaraan acara non-olahraga seperti konser musik. Rencana jangka panjang mencakup renovasi zona VIP, penambahan area komersial, serta peningkatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, sejalan dengan standar stadion kelas dunia.
Di sisi teknis, pelatih Celta, Funes, menilai kemenangan ini sebagai bukti kerja keras tim meski masih ada ruang perbaikan. “Kami harus meningkatkan konsistensi, terutama dalam transisi pertahanan ke serangan,” ujarnya setelah pertandingan. Sementara itu, pelatih Málaga menilai hasil tersebut sebagai pelajaran berharga untuk memperbaiki performa di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Para pemain yang tampil menonjol antara lain Hugo Burcio, yang masuk menggantikan Moriba Kourouma pada menit ke-60, serta Couhaib Driouech yang menggantikan Hugo Álvarez. Kedua pemain tersebut memberikan tekanan tambahan di lini tengah, membantu celta mengontrol tempo permainan. Di pihak Málaga, debutant Adrián Niño masuk sebagai pengganti Izan Merino, menunjukkan kepercayaan pelatih terhadap generasi muda.
Perjanjian konsesi stadion tidak hanya berdampak pada aspek olahraga, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi ekonomi lokal. Diperkirakan investasi renovasi akan menciptakan ribuan lapangan kerja sementara peningkatan kapasitas acara non-olahraga dapat menarik wisatawan, meningkatkan pendapatan kota Vigo secara berkelanjutan.
Dengan kemenangan ini dan kesepakatan stadion yang baru, celta kini menatap masa depan dengan optimisme. Klub berharap dapat memanfaatkan stabilitas fasilitas untuk memperkuat skuad, meningkatkan performa di LaLiga, dan memperluas basis pendukung baik di dalam maupun luar negeri.
