Debut Bambasé Conté Gagal Usai Jerman Kalah 0-1 dari Yunani di Nations League
Ule.co.id – Bambasé Conté melakukan debutnya bersama Tim Nasional Jerman pada laga Nations League melawan Yunani di WWK-Arena, Augsburg, namun tim asuhan Jürgen Klopp takluk 0-1. Pertandingan yang dihadiri lebih dari 28.000 penonton ini menjadi sorotan utama karena pelatih baru sekaligus pemain muda tersebut diharapkan membawa energi segar bagi skuad.
Klopp melakukan lima perubahan pada starting eleven dibandingkan laga sebelumnya melawan Belanda. Di antara perubahan itu, mantan kiper Borussia Dortmund Alexander Nübel kembali mengisi gawang, sementara Josha Vagnoman, Yann Aurel Bisseck, dan penyerang Younes Ebnoutalib juga masuk. Namun yang paling menonjol adalah penempatan Bambasé Conté di lini tengah, menjadi pemain keempat yang mendapat debut dalam era baru pelatih Jerman.
Babak pertama berlangsung dengan tempo tinggi. Jerman berusaha menembus pertahanan Yunani yang terorganisir rapi. Karim Adeyemi, yang baru saja bergabung dengan FC Barcelona, menciptakan peluang lewat solorun di menit ke-27 dan mengeksekusi tembakan jarak jauh pada menit ke-32, namun kiper Konstantinos Tzolakis berhasil menahan bola. Di sisi lain, Joshua Kimmich menghasilkan tendangan bebas berbahaya pada menit ke-53, namun kembali tidak membuahkan hasil.
Masuknya babak kedua justru memperparah situasi Jerman. Pada menit ke-74, Dimitrios Kourbelis mengeksekusi serangan balik cepat dan menyundul bola ke sudut gawang, memaksa Alexander Nübel tidak dapat menyelamatkan gawang. Gol tunggal itu menegaskan kemenangan Yunani, sementara Jerman berjuang keras untuk menyamakan kedudukan namun tidak berhasil menciptakan peluang emas.
Setelah gol tersebut, Klopp memberikan pujian kepada Bambasé Conté yang menunjukkan keberanian dan kecepatan dalam menguasai bola. “Saya memberi dia kebebasan untuk bermain, dia harus menikmati permainan dan menunjukkan apa yang ia bisa,” ujar Klopp dalam konferensi pasca pertandingan. Konté sendiri menuturkan, “Saya memiliki rasa ingin bermain yang besar, saya siap memberi kontribusi bagi tim,” sambil menambahkan bahwa ia berusaha menyalurkan energi positif ke dalam tekanan pertandingan.
Kekalahan ini menurunkan posisi Jerman ke peringkat ketiga dalam grup Nations League, tertinggal lima poin dari pemimpin grup, Yunani. Pertandingan selanjutnya melawan Serbia di Munich pada hari Kamis menjadi krusial untuk mengembalikan harapan tim. Sementara itu, Yunani menegaskan dominasinya dengan memanfaatkan peluang yang terbatas namun efektif.
Debut Bambasé Conté bukan satu-satunya sorotan. Beberapa pemain muda lain seperti Said El Mala (Köln), Mika Baur (Celtic Glasgow), dan Vitaly Janelt (Brighton) juga berada dalam skuad besar yang dipersiapkan Klopp untuk dua laga berikutnya. Pelatih menegaskan bahwa proses integrasi pemain muda akan berlanjut, mengingat kebutuhan akan variasi taktik dan intensitas pressing yang tinggi.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menambah tekanan pada Jürgen Klopp yang masih mencari formula kemenangan pertama sebagai pelatih nasional. Meskipun debut Bambasé Conté tidak menghasilkan hasil yang diharapkan, performa individu pemain tersebut menunjukkan potensi untuk menjadi bagian penting dalam skema permainan Jerman ke depan.
