analitik

Drama Deadline Day AC Milan: Fikayo Tomori Kembali dan Rencana Bek Muda

Ule.co.id – Fikayo Tomori kembali masuk dalam skuad utama AC Milan menjelang musim 2026/27 setelah serangkaian drama di hari terakhir bursa transfer. Keputusan ini memberi pelatih baru Ruben Amorim opsi tambahan di lini belakang, sekaligus menegaskan bahwa pemain berpengalaman masih menjadi bagian penting dalam rencana taktis tim.

Sejak kedatangan Amorim, Rossoneri menjalani perombakan signifikan. Pelatih asal Portugal menuntut profil bek tengah yang dapat mengisi kekosongan setelah beberapa pemain dinyatakan surplus, termasuk Tomori, Santiago Gimenez, Christopher Nkunku, dan Youssouf Fofana. Selama minggu-minggu terakhir, Milan mengejar sejumlah target, namun tidak semua berhasil.

Baca juga:
Prediksi Skor Al-Najma SC vs Ittihad FC: Statistik, Kunci Kemenangan, dan Analisis Lengkap

Salah satu upaya paling menonjol adalah usaha mendatangkan Giorgio Scalvini dari Atalanta. Amorim menilai Scalvini memiliki karakteristik bermain yang cocok dengan sistem tiga bek yang ia inginkan, mengingat usia muda dan potensi berkembangnya. Sayangnya, tawaran Milan ditolak tegas oleh Atalanta, sehingga rencana penguatan posisi bek tengah harus diubah.

Di sisi lain, nama Fikayo Tomori sempat muncul dalam spekulasi kepindahan ke Fulham. Agen pemain menghabiskan waktu di London untuk membahas kemungkinan transfer, namun Fulham kemudian mengalihkan fokus ke bek lain. Ketika jendela pasar menutup, negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan, memaksa Milan untuk mempertimbangkan kembali posisi Tomori dalam skuad.

Matteo Moretto, jurnalis Milan, mengungkap detail drama deadline day. Menurutnya, pada pagi hari sebelum penutupan pasar, terdapat pembicaraan intens antara Tomori dan perwakilan Fulham, namun klub Inggris sudah mengamankan bek sentral lain dari Elche. Akhirnya, keputusan diambil untuk mengembalikan Tomori ke Milanello, dan ia resmi direinstansi pada hari yang sama.

Keputusan tersebut sejalan dengan langkah Milan yang melepaskan sejumlah pemain yang tidak masuk dalam rencana. Santiago Gimenez dipinjamkan ke Porto dengan opsi beli, sementara Youssouf Fofana bergabung dengan Sevilla secara pinjaman setelah rencana kepindahannya ke Lyon gagal. Christopher Nkunku tetap berada di klub, namun peranannya masih dipertimbangkan dalam skema ofensif baru.

Secara taktis, Amorim telah menyiapkan beberapa alternatif untuk lini belakang. Mario Gila diprediksi akan mengisi sisi kanan tiga bek, sementara Filippo Terracciano menjadi opsi cadangan. Fikayo Tomori, dengan intensitas, kecepatan, dan kemampuan defensif yang agresif, diharapkan dapat bersaing untuk tempat di lini tengah, terutama bila performa lawan menuntut fleksibilitas.

Baca juga:
Sergio Busquets Kembali ke Barcelona sebagai Asisten Pelatih Barca Atlètic, Awal Baru Karier Kepelatihan

Kontrak Tomori dengan AC Milan berlaku hingga Juni 2027. Jika ia berhasil mendapatkan menit bermain reguler dan kembali menjadi pemain kunci, klub memiliki dua pilihan: memperpanjang kontrak atau menjualnya sebelum masa kontrak habis, menghindari risiko kehilangan secara gratis di musim depan.

Para analis menilai bahwa kehadiran Tomori dapat menambah kedalaman skuad, terutama mengingat cedera yang menimpa Mattia Gabbia. Dengan dua bek tengah berpengalaman dan satu bek muda berbakat, Milan memiliki opsi rotasi yang memadai untuk menghadapi kompetisi Serie A dan kompetisi Eropa.

  • Fikayo Tomori reinstansi ke skuad utama.
  • Giorgio Scalvini gagal direkrut.
  • Fulham mengalihkan fokus ke bek lain.
  • Santiago Gimenez dipinjam ke Porto.
  • Youssouf Fofana pindah ke Sevilla.

Ke depan, fokus Milan akan beralih pada persiapan kompetisi Coppa Italia melawan Monza serta laga-laga Serie A pekan pertama. Dengan pertahanan yang kini lebih stabil berkat keputusan akhir pasar, harapan para suporter Rossoneri untuk meraih gelar kembali semakin menguat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *